Solo Raya Turun ke PPKM Level 3, Gibran Segera Persiapkan PTM

BETANEWS.ID, SOLO – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Solo Raya resmi turun ke level 3. Penurunan level ini berlangsung hingga 6 September 2021 mendatang sesuai dengan masa perpanjangan PPKM.

Terkait status tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyampaikan, pihaknya akan segera untuk mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Gibran mengungkapkan, Selasa (31/8/2021) pagi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah. Menurutnya, sekolah di Solo saat ini sudah siap untuk melaksanakan PTM.

-Advertisement-

Baca juga : 2.539 Sekolah di Jateng Laksanakan PTM, Ganjar: ‘Prinsip 5 Siap Harus Diterapkan’

“Tadi pagi dari Dinas Pendidikan sudah mengumpulkan kepala sekolah, harusnya sudah siap. Kita udah siap untuk PTM. Tadi juga misalnya, saya juga sudah kontak Prof Jamal, Rektor UNS, nanti Minggu depan UNS juga sudah bisa masuk tatap muka,” ujar Gibran usai melakukan penyerahan bantuan sembako di Perumda Pedaringan, Jebres, Selasa (31/8/2021).

Menurut Gibran, pembelajaran tatap muka bakal segera dilaksanakan, asalkan pihak sekolah sudah mempersiapkannya. Gibran mengatakan, bahwa dari dulu beberapa sekolah di Kota Solo pun sudah melakukan simulasi PTM. Kendati demikian, dirinya menegaskan bahwa izin dari orang tua siswa sangat penting.

“Gak perlu lah simulasi lagi, nanti kelamaan untuk simulasi, yang jelas izin orang tua yang paling penting. Kalau udah ada (sekolahan) yang siap, ya silakan, gapapa, asalkan ada izin dari orang tua. Nanti habis ini saya kordinasikan lagi sama Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Untuk tingkat sekolah yang dapat melaksanakan PTM, Gibran mengaku masih akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo. Dirinya mengatakan, kemungkinan yang akan segera dapat melakukan PTM adalah tingkat SMP dan SMA sederajat.

“Kita lihat adik-adik yang masih kecil, nanti coba saya pertimbangkan lagi, tapi yang jelas sudah aman kok. Capaian vaksinasinya juga sudah 85 persen, Insya Allah aman,” tuturnya.

Gibran kembali menegaskan, izin dari orang tua siswa merupakan syarat mutlak. Dirinya menambahkan, bahwa sekolah yang mengajukan perizinan akan terus diupdate. Menurutnya, saat ini sudah banyak sekolah yang sudah tidak sabar untuk dapat melakukan PTM.

Baca juga : Ganjar Masih Temukan Siswa Naik Ojol dan Angkot saat PTM

“Tadi pagi udah ada dikumpulkan semua, yang pasti semua mengajukan, kalau PTM nanti kita update lagi. Yang jelas orang tua murid, kepala sekolah, yayasan semua banyak yang suda tidak sabar lagi untk PTM,” katanya.

Gibran menambahkan, PTM dapat dilakukan tanpa harus seluruh siswa mendapat vaksin. Dirinya mengatakan, bahwa vaksinasi bagi siswa 12 tahun ke atas akan dilaksanakan secara paralel.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER