Sepi Peziarah, Tukang Ojek Muria Ini Banting Setir Bisnis Perabotan dari Kayu

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memasukan bongkahan kayu balok ke mesin berukuran sedang. Di mesin itu, ia membentuk kayu balok menjadi mangkuk kayu. Setelah terbentuk, ia pun melanjutkan dengan mengamplas permukaan mangkuk kayu agar semakin halus. Dia adalah Misbachul Munir (23), pemilik Mimu Wood Craft.

Ditemui di kediamnnya yang berlokasi di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Munir (23) bersedia menjelaskan bisnis yang ia tekuni sejak kerjaannya sebagai Tukang Ojek Muria sepi saat pandemi Covid-19.

Dekorasi kayu di Mimu Wood Craft kepunyaan Misbah. Foto: Kartika Wulandari.

“Saat mulai kerja jadi tukang ojek malah ada PPKM yang membuat saya tidak bisa ngojek sama sekali. Akhirnya saat PPKM saya fokus membuat kerajinan kayu untuk pemasukan saya,” tambahnya, Rabu (28/7/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Mimu Wood Craft, Tempat Cari Perabotan dan Dekorasi Kayu yang Estetis dan Murah Abis

Alhamdulillah bisa dapat penghasilan saat PPKM. Untuk omzet, saya bisa dapat Rp 2 juta hingga Rp 3 juta setiap bulannya,” beber Misbah.

Kerajinan kayu yang dibuat Misbah pun sangat beragam. Mulai dari perabotan rumah tangga macam mangkuk, piring, gelas, sendok, dan garpu, ia juga membuat hiasan dinding, figura, tempat korek api, dan masih banyak lainnya.

“Untuk jumlah koleksi kerajinan yang saya buat, ada sekitar 30 macam, tetapi paling laris memang gelas kayunya,” ucapnya.

Baca juga: Awalnya Buat Pot untuk Bahagiakan Istri, Kini Rois Malah Jadi Juragan Pot

Sementara untuk harganya, misbah membandrol harga mulai dari Rp 15 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Kemudian untuk pemasarannya, ia memamerkan karyanya melalu media sosial Instagram @mimu.woodcraft dan WhatsApp 0819 0300 6912.

Bahkan, kini Misbah bisa menjual produknya hingga keluar negeri, yakni sampai Malaysia. Untuk tiap bulannya, ia bisa menjual 100 hingga 150 produk.

“Untuk penjualannya sudah ke berbagai wilayah seperti Semarang, Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, dan paling jauh adalah Malaysia,” tukas Misbah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER