Sejumlah Wali Murid di SMPN 16 Semarang Tak Izinkan Anaknya Ikuti PTM

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Semarang ternyata tak semuanya disambut baik oleh wali murid. Di SMPN 16 Semarang, sejumlah wali murid membuat surat pernyataan agar anaknya tak masuk sekolah.

Wakil Kepala SMPN 16 Semarang, Badrul Anwar mengatakan, sejumlah wali murid di sekolahnya membuat surat pernyataan agar anaknya tak masuk Sekolah.

Siswa di SMP 16 Semarang saat mengikuti PTM. Foto: Dafi Yusuf.

“Kemungkinan masih trauma jadi anaknya tak diizinkan masuk sekolah,” jelasnya saat ditemui di sekolah yang berada di Jalan Prof Dr Hamka, Desa Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (30/8/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Pantau PTM Hari Pertama, Ganjar Evaluasi Antrean Cuci Tangan

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya telah menyiapkan alternatif lain melalui pembelajaran daring atau online bagi siswa yang belum bisa mengikuti pembelajaran secara luring.

“Untuk pendidikan luring memang harus sesuai dengan izin orang tua atau wali murid,” ujarnya.

Ditanya soal jumlah wali murid yang membuat surat pernyataan, dia tak bisa menjelaskan secara rinci. Dia hanya menyebut, terdapat wali kelas yang sudah melapor kepadanya.

“Jumlahnya sedikit. Jumlah pastinya belum tahu,” katanya.

Baca juga: Akhirnya Bisa PTM, Siswa: ‘Senang Ketemu Teman, Sedih Nggak Bisa Belajar Sambil Rebahan’

Meski beberapa wali murid ada yang tak mengizinkan anaknya masuk sekolah, dia mengklaim pelaksaan PTM di sekolahnya sudah berjalan dengan baik.

“Kita sebenarnya sebelum hari ini sudah melakukan persiapan. Jadi semua yang dibutuhkan sudah disiapkan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER