BETANEWS.ID, KUDUS – Di halaman belakang Puskesmas Kaliwungu, Kabupaten Kudus tampak puluhan ibu hamil mengenakan masker duduk berjarak di kursi yang disediakan. Secara bergilir, ibu hamil tersebut dipanggil untuk didata dan kemudian disuntik di dalam sebuah ruangan oleh tim medis.
Kepala Puskesmas Kaliwungu Yuskal Yusrizal (39) menuturkan, saat ini, di puskesmas yang dipimpinnya sedang menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Dengan target sasaran, sejumlah 100 orang atau 100 dosis.

Baca juga : Ibu Hamil di Solo Bisa Ikut Vaksinasi di Semua Puskesmas, Ini Syaratnya
“Hari ini di Puskesmas Kaliwungu ada pencanangan vaksinasi untuk ibu hamil. Sedangkan untuk jatah vaksinnya ada 100 dosis,” ujar pria yang akrab disapa Yuskal kepada Betanews.id, Kamis (19/8/2021).
Dia mengatakan, di wilayah kerja Puskesmas Kaliwungu, ada sembilan desa. Di antaranya, Desa Bakalankrapyak, Prambatan Kidul, Prambatan Lor, Karang Ampel, Garung Lor, Garung Kidul, Kedungdowo, Mijen dan Setrokalangan. Menurutnya, dari sembilan desa itu, terdapat 315 ibu hamil.
“Karena kami dapat jatah vaksinnya 100 dosis dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, jadi hari ini kami hanya bisa memvaksin 100 ibu hamil. Sedangkan yang lainnya menunggu droping selanjutnya,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, kegiatan vaksinasi ibu hamil tersebut merupakan penyuntikan dosis pertama. Sedangkan vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Menurutnya, tujuan dari vaksinasi ibu hamil tersebut, untuk menjaga ibu hamil dan kandungannya dari Covid-19.
“Vaksin adalah salah satu upaya untuk menjaga ibu hamil dan janin untuk tetap sehat di masa pandemi. Sehingga derajat kesehatan ibu hamil dan bayinya tetap sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sulistyowati (33) satu di antara ibu hamil yang ikut vaksin mengatakan, dirinya ikut vaksin karena ia ingin bersama janinnya terlindungi dari Covid-19. Untuk itu, saat ada informasi adanya vaksinasi untuk ibu hamil, ia pun ikut. Meski sebelumnya sempat khawatir.
“Sebelumnya sempat khawatir juga, dampak vaksin ke janin. Namun, setelah mendengar dari teman-teman saya kalau aman, saya pun ikut vaksin,” ujar perempuan yang mengenakan pakaian serba merah muda.
Baca juga : Dari Target 28 Juta Sasaran, Vaksinasi di Jateng Baru Capai 18 Persen
Di kehamilannya yang ketiga, Sulistiyowati pun berharap dengan ikut vaksinasi, dirinya dan janinnya terlindungi dari Covid-19. Semuanya sehat hingga nanti proses persalinan.
“Semoga kandunganku sehat sampai proses lahiran. Aman dan sehat pokoknya semangat,” ucapnya sembari mengepalkan tangannya.
Editor : Kholistiono

