BETANEWS.ID, SOLO – Suasana berbeda terlihat saat acara Rapat Paripurna di Graha Paripurna DPRD Kota Solo, Senin (16/8/2021). Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, serta pejabat lainnya peserta nampak seragam mengenakan masker merah putih dan berlogokan Garuda Pancasila.
Ditemui usai rapat, Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa menuturkan, bahwa akan ada 300 ribu masker yang akan dibagikan kepada seluruh warga Solo. Dirinya mengungkapan, bahwa masker tersebut merupakan pemberian dari PT Hetzer Medical Indonesia.
Baca juga : Rotary Solo Bagikan Nasi Bungkus dan Masker Merah Putih
“Ini yang membuat masker untuk olipmiade ke Tokyo kemarin. Sebetulnya nggak dipersiapkan untuk Hari Kemerdekaan RI. Hanya, saya punya ide, kalau dia mau menyumbang masker merah putih, lha momennya di hari Kemerdekaan ini,” tuturnya.
Teguh menyebutkan, bahwa total masker yang dibagikan berjumlah 1 juta. Dirinya merincikan, bahwa 500 ribu masker akan diserahkan kepada pihak Gubernur, 300 ribu masker akan diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, dan 200 ribu lainnya akan diserahkan kepada Balai Rakyat Arya Bima Solo.
“Harapan saya, supaya Agustus ini di jalan-jalan kita dibagikan. Kalau 300 ribu datang betul, hari ini teman-teman saya suruh stand by di perempatan, kita bagi-bagikan ke Pak RT, RW, kelurahan, kita sebar semua,” ujarnya.
Saat ini, Teguh mengatakan, bahwa hingga saat ini baru lebih dari 200 masker saja. Sehingga, ia bagikan kepada peserta Rapat Paripurna di Gedung Graha Paripurna DPRD Solo.
“Tapi yang datang kemarin baru sebagian, jadi tadi sekalian saya bagikan di sini. Kalau sore ini sudah datang, akan segera kita bagikan,”kata dia.
Baca juga : Menko Airlangga Serahkan 100 Unit Oksigen Konsentrator ke Gibran
Kendati demikian, masker yang berlogokan Garuda Pancasila hanya yang akan dikenakan bagi peserta upacara saja. Sedangkan, yang akan dibagikan kepada masyarakat umum adalah masker berwarna merah putih biasa saja.
Teguh berharap agar pada saat Hari Kemerdekaan RI besok, masker sudah diterima oleh pihaknya. Selanjutnya, masker dapat dipakai oleh warga saat 17 Agustus.
Editor : Kholistiono

