BETANEWS.ID, KUDUS – Dana yang sudah dikeluarkan Manajemen Persiku dari awal kerja hingga mempersiapkan tim sudah menyentuh angka Rp 1 miliar. Manajer Tim Persiku Kudus, Ferdaus Ardyansyah Purnomo mengatakan, selama ini pembiayaan Persiku masih menggunakan kocek pribadi. Namun, ia enggan menyampaikan nominal uang yang sudah dikeluarkannya untuk Persiku.
“Kalau nyebut nominal saya rasa kurang etis, tapi kalau dihitung dari awal hingga persiapan saja itu butuh Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar,” kata pria yang akrab disapa Ardy melalui sambungan telepon, Jumat (20/8/2021).
Ardy menuturkan, dana tersebut digunakan untuk membeli peralatan latihan, pembentukan manajemen, seleksi pemain, dan lainnya. Semuanya masih menggunakan dana pribadinya, karena memang belum ada yang membantu.
Baca juga: Pemkab Kudus Tak Bisa Danai Persiku untuk Arungi Liga 3
“Semuanya masih biaya pribadi karena memang belum ada APBD. Belum ada yang membantu,” sambungnya.
Ardy menyebutkan, untuk mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2021 Persiku membutuhkan dana kurang lebih Rp 3 miliar. Pihaknya akan berusaha mencoba mencari sponsor untuk Persiku.
“Cari sponsor sudah kami lakukan. Tapi sponsor juga masih mengkaji. Karena kondisi Covid-19 seperti saat ini juga mereka kesulitan finansial,” jelas Ardi.
Baca juga: 23 Calon Pemain Persiku Jalani Tes Kesehatan, Satu Dicoret Karena Idap TB Paru
Selain itu, tutur Ardy, beberapa sponsor masih ingin melihat manajemen Persiku lebih dalam lagi. Pasalnya, menurut penjelasannya beberapa perusahaan masih belum yakin untuk memberikan sponsor.
“Masih ingin mendalami dulu sebelum menyeponsori. Karena mereka takut khawatirnya Persiku yang sekarang kepengurusannya seperti yang dulu-dulu,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

