BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita tampak sibuk di ruang dapur rumahnya mengisi cetakan-cetakan dengan adonan tepung tiwul. Setelah selesai, satu per satu, kemudian cetakan itu diletakkan di atas panci kukusan yang sudah dipersiapkan di atas kompor.
Setelah kukusan penuh, ia pun menunggu 20 menit agar gehuk tiwul buatannya matang dengan sempurna.
Usai membuat gethuk tiwul, warga Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus mengatakan, dirinya menjual gethuk tiwul dengan banyak varian rasa.

Baca juga : Bolu Kukus Karakter yang Lucu Ini Harganya Ramah Kantong, Anak-Anak Pasti Suka
Tidak hanya varian rasa gula Jawa dan campuran kacang tolo, kuliner khas Jawa milik Yohana Landri Astuti (54 tahun) ini, juga memiliki varian rasa buah nangka dan coklat dari meses.
Berawal hanya membuat gethuk tiwul dengan varian rasa gula Jawa untuk dikonsumsi sendiri, kemudian ia mencoba untuk menawarkan gethuk tiwul buatannya itu ke grup WhatsApp.
“Awalnya banyak gagalnya, mulai dari adonan yang kebanyakan air, terus kering karena kekurangan air, dan masih banyak lagi,” ungkapnya.
Setelah beberapa lama berjalan, akhirnya Yohana menemukan komposisi yang tepat. Sehingga, produk buatannya menarik banyak pelanggan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kudus.
“Awal Januari saya buat. Kemudian dibantu guru tari anak saya, tiwul buatan saya ini bisa masuk ke lingkungan dinas-dinas,” ujarnya.
Kemudian setelah mendapatkan pasar yang menjanjikan, Yohana mencoba membuat varian buah nangka dan coklat meses. Dan hasilnya pun cukup memuaskan.
“Tapi untuk sekarang, peminatnya yang banyak memang untuk gethuk tiwul varian gula merah dan campuran kacang tolo,” imbuhnya.
Kemudian untuk ukuran atau porsi gethuk tiwul, ia mebuat dua pilihan. Yaitu porsi berukuran kecil dan sedang.
Untuk harganya, Yohana menjual Rp 2.500 per biji dengan ukuran kecil, dan Rp10 ribu untuk satu paketnya yang berisi 3 biji berukuran sedang.
“Saya juga menjual paket mix yang satu kotak bisa pilih 3 rasa, dengan harga Rp 15 ribu,” ujarnya.
Baca juga : Ketan dengan Aneka Varian Rasa Ini Harganya Serba Rp 5 Ribu
Selain menjual gethuk tiwul, Yohana juga menjual gethuk sobet yang berbahan dasar sama, yaitu singkong. Untuk membuat sobet, Yohana menggunakan singkong jenis ketan.
Tetapi sejauh ini, gethuk tiwul lah yang paling laris. Jika ramai, Yohana bisa mengolah 10 kilogram tepung tiwul setiap harinya. Bagi yang berminat, katanya bisa menghubunginya melalui WhatsApp 085725841572.
Editor : Kholistiono

