31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Prihatin Harga Cabai Rp 6 Ribu Sekilo, Hartopo Borong 2 Kuintal Cabai Milik Warga Desa Kesambi

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo memborong cabai milik warga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Tindakan Hartopo ini untuk membantu petani saat harga cabai merah di tingkat petani merosot dari harga Rp 10 ribu menjadi Rp 6 ribu per kilogram.

Tak tanggung-tanggung, Hartopo membeli cabai merah milik petani sebanyak dua kuintal dengan harga Rp 12 ribu. Itu dilakukannya setelah mendengar keluh kesah petani saat meninjau lahan pertanian di Desa Kesambi, Jumat 30 Juli 2021.

Petani cabai merah Desa Kesambi saat sedang panen. Foto: Nila Rustiyani.

Melihat aksi itu, para petani terlihat sangat senang dan berterima kasih kepada Hartopo karena hasil panennya hari ini terjual dengan harga tinggi.

-Advertisement-

Baca juga: Akibat Refocusing, Bantuan Modal Usaha Tak Jadi Rp 10 Juta, Ini Besarannya

Hartopo mengatakan, dengan anjloknya harga cabai ini, pihaknya akan berusaha menghubungkan petani dan pihak-pihak yang bisa membeli cabai sesuai harga yang ditentukan pemerintah, yakni 12 ribu rupiah. Lantaran, para petani yang ditemuinya itu mengaku selama ini menjual hasil panennya kepada tengkulak dengan harga jauh di bawah aturan.

“Pemerintah daerah akan berusaha memfasilitasi dengan memberikan akses kepada user atau pengguna. Dan harga saya minta minimal Rp 10 Ribu per kilonya, walau ada patokan dari pemerintah harus Rp 12 Ribu per kilonya,” kata Hartopo.

Selain itu, Hartopo juga sedang berkoordinasi dengan DPRD Kudus untuk membuat aturan demi menghindari adanya permainan harga saat musim panen. Hal ini pihaknya serahkan sepenuhnya kepada para anggota legislatif di wilayah Kota Kretek tersebut.

“Ini bisa dikoordinasikan DPRD. Selagi ini menguntungkan petani segera kita koordinasikan ke sana. Saya setuju-setuju saja karena misi pemerintah adalah untuk menyejahterakan masyarakat. Kalau masyarakat tidak sejahtera, di sini bagaimana cara pemerintah memberi solusi terbaik,” tandasnya.

Baca juga: Tunggu Pembeli Sampai Tertidur, Padagang Ini Kaget Dibangunkan Ganjar dan Diborong Sayurnya

Di sisi lain, Ketua Kelompok Karya Tani Desa Kesambi, Surahman mengungkapkan, penurunan harga cabai merah saat ini sudah sangat memprihatikan.

“Penurunan ini mungkin karena PPKM atau apa itu. Kedua mungkin karena memang musim panen,” katanya.

Ia berharap agar hal ini tidak terus-menerus terjadi, lantaran kualitas cabai di lahan seluas 60 hektare tersebut bagus. Oleh sebab itu, ia meminta bantuan pemerintah daerah agar harga cabai minimal Rp 10 ribu per kilogramnya.

“Kalau untuk kerugian, kita rugi sekali. Nggak kehitung berapa jumlahnya,” tutup Surahman.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER