31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

PPKM Darurat di Kudus, Petugas Gabungan Sasar Prokes di Tempat Makan

BETANEWS.ID, KUDUS – Petugas gabungan dari Polisi Resor (Polres) Kudus dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0722/Kudus berpatroli ke beberapa tempat makan di hari pertama PPKM Darurat. Pantauan di lapangan, mereka mendatangi Kentucky Fried Chicken (KFC) Ramayana, food court ADA Swalayan, dan beberapa usaha kuliner lain di Kota Kretek.

Di KFC yang berada di Ramaya Kudus, petugas gabungan tampat memberikan sosialisasi kepada pihak terkait untuk mengurangi kursi dan meja agar tidak dipakai pengunjung untuk makan di tempat. Dengan sigap, para karyawan kemudian mengosongkan meja dan kursi dan menyisakan beberapa kursi bagi yang ingin take away atau delivery. Hal sama juga dilakukan di food court ADA Swalayan.

Salahs atu tempat makan di Kudus selama PPKM Darurat. Foto: Nila Rustiyani.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menjelaskan, personel gabungan ini dikerahkan untuk memberikan sosialisasi secara langsung kepada pengusaha kuliner terkait aturan PPKMN Darurat. Ini untuk menindaklanjuti Instruksi Mendagri mengenai PPKM Darurat.

-Advertisement-

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat di Kudus, Ramayana Tutup tapi ADA Swalayan Buka

“Hari ini kami langsung action. Kami ingatkan bahwa sesuai dengan instruksi dari Mendagri, selama PPKM Darurat tidak boleh ada yang makan di tempat,” kata Kapolres saat melakukan penindakan di sekitar Mal Ramayana Kudus.

Menurut Aditya, seluruh aktivitas masyarakat memang dibatasi, baik di tempat ibadah, restoran, mal, dan tempat wisata. Ini bertujuan tak lain sebagai upaya menekan angka penyebaran kasus covid-19 di Kota Kretek.

Baca juga: Warung di Semarang Ini Hanya Layani Take Away Sejak Pandemi, Ganjar: ‘Ini Contoh Paling Bagus’

Senada dengan Kapolres, Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto mengaskan, penindakan ini adalah keputusan dari pemerintah pusat. Di mana pusat selalu memiliki alasan khusus terkait kebijakan yang dipilih.

“Jadi masyarakat jangan berpikir kami tidak kooperatif. Kita menjalankan perintah, dan pasti negara punya pertimbangan lain. Sama-sama kita menjalankan perintah,” tandas Dandim.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER