BETANEWS.ID, SEMARANG – Sekumpulan anak muda di Kota Semarang patungan membuat dapur darurat di Pleburan, Kawasan Hayam Wuruk sebagai sikap solidaritas kepada warga Kota Semarang yang sedang berjibaku melawan Covid-19.
Koordinator dapur daruat, Agus Setiawan mengatakan, dapur darurat yang bertajuk Pembagian Pangan Kepada Masyarakat (PPKM) merupakan sikap kepedulian anak muda Kota Semarang kepada warga sekitar yang terdampak pandemi.
“Nanti akan disajikan di depan ruko ini,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Kamis (15/7/2021).
Baca juga: Kios Bensin Kejujuran di Ngaliyan, Tak Takut Rugi Meski Banyak yang Tak Bayar
Dia mengatakan, semua bahan baku yang digunakan untuk bahan makanan dan juga tempat merupakan hasil dari modal patungan oleh para pemuda. Uang tersebut dibelanjakan untuk dijadikan makanan.
“Untuk menu hari ini ada tumis kacang, wortel, dan ayam goreng,” ujarnya.
Uang yang terkumpul tadi minimal bisa dijadikan minimal 50 boks makanan siap makan. Rencananya, dapur darurat akan membagikan makanan selama satu bulan kepada warga yang membutuhkan bantuan.
“Ini berlaku sampai satu bulan nanti,” ujarnya.
Baca juga: KI Jateng Minta Kepala Daerah Tak Hanya Mengimbau, tapi Harus Juga Beri Bantuan
Menurutnya, uang donasi yang sudah terkumpul masih cukup jika digunakan untuk berbelanja selama satu bulan. Selanjutnya, dia tak hanya membagikan makanan kepada warga sekitar yang membutuhkan, namun juga kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.
“Untuk sementara baru untuk warga yang kebetulan lewat, namun kedepan juga bisa untuk warga yang sedang melakukan isolasi mandiri karena harus mempunyai data,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

