BETANEWS.ID, WONOSOBO – Peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi secara eksponensial di Kabupaten Wonosobo membuat pemerintah setempat mengambil langkah cepat. Apalagi, Wonosobo berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara yang juga sedang mengalami peningkatan.
“Kita seperti yang diinstruksikan oleh Gubernur melalui sekda prov, kita terus berupaya menambah atau meningkatkan jumlah tempat tidur yang ada di setiap rumah sakit, terutama di swasta,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Wonosobo, dr Mohamad Riyatno.
Baca juga : RSUD Wonosobo Akan Dijadikan RS Khusus Covid-19, Ganjar: ‘Bisa Jadi Contoh Daerah Lain’
Selain itu, lanjut Riyatno, ada beberapa gedung yang digunakan untuk isolasi terpusat. Antara lain, Balai Latihan Kerja, eks kantor kelurahan Wonosobo Timur dan eks gedung peternakan dan pertanian, serta gedung sanggar budaya yang dikelola Disdikpora setempat.
Selain itu, gedung Bapelkes milik Provinsi yang tahun 2020 sudah digunakan juga akan disiapkan lagi. Meski begitu, pihaknya berharap tidak sampai terjadi outbreak.
“Kalau 5 gedung karantina itu bisa kita maksimalkan insyaallah kita bisa menampung sekitar 250-270,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

