Diduga Ada Distributor Nakal, Harga Obat-obatan di Semarang Merangkak Naik

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sejumlah obat di apotek Kota Semarang diketahui harganya mulai naik. Hal itu disebabkan kenaikan harga di sejumlah distributor yang telah mematok harga lebih tinggi.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kenaikan sejumlah obat-obtan di apotek Kota Semarang disebabkan oleh naiknya harga  obat-obatan di tingkat distributor.

“Bahwa kenaikan tersebut bersumber dari distributor yang telah mematok dengan harga yang relatif tinggi,” jelasnya, Jumat (9/7/2021).

-Advertisement-

Menyikapi hal itu, dia telah berkoordinasi dengan Kepala Polrestabes Semarang, Irwan Anwar dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Transiswara Adhi untuk memburu distributor obat nakal.

Baca juga: Pastikan Tak Ada Permainan Harga, Polda Jateng Cek Apotek Hingga Toko Obat

“Kami telah mendatangi apotek-apotek untuk mengumpulkan data untuk Kepolisian dan Kejaksaan dapat melakukan penindakan,” ujarnya.

Hendi sendiri meyakinkan bahwa tim penertiban harga obat di Kota Semarang saat ini telah mulai bergerak.

“Tim hari ini sudah bergerak melakukan pemantauan sekaligus pembinaan, baik di tingkat apotek maupun distributor. Pada intinya upaya penertiban harga obat sekarang sedang berproses,” imbuhnya.

Baca juga: Surya Gas Alih Produksi Oksigen Medis untuk Cukupi Kebutuhan Oksigen di Jateng

Dia menegaskan, akan melakukan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti tidak menaati ketentuan harga eceran tertinggi oleh pemerintah pusat. Mereka akan dikenakan sanksi sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku.

Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang menyerahkan sepenuhnya pada Kepolisian dan Kejaksaan.

“Kita sudah ingatkan melalui upaya pembinaan, tapi kalau masih ada yang membandel ya ini ada di ranah hukum ya, karena pasalnya ada itu,” tegasnya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER