31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Pimpin Apel di Alun-Alun Kudus, Pangdam: ‘Obat Covid-19 Itu Masker’

BETANEWS.ID, KUDUS – Panglima Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi pimpin apel penanganan Covid-19 di Alun-Alun Kabupaten Kudus, Jumat (4/6/2021).

Dalam arahannya, Pangdam bepesan kepada masyarakat untuk bekerja sama menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kudus. Ia juga mengingatkan bahwa mematuhi protokol kesehatan itu wajib adanya. Bahkan pihaknya menyebut bahwa obat untuk menangkal Covid-19 adalah masker.

Apel penanganan Covid-19 di Alun-Alun Simpang 7 Kudus, Jumat (4/6/2021). Foto: Nila Rustiyani.

“Obat covid adalah masker. Titik. Karena obat yang lain tidak ada. Kalau tidak mau mati, tidak mau pakai masker, ya harus patuh protokol kesehatan,” tegasnya.

-Advertisement-

Baca juga: Ketua BNPB Pastikan Wisata Religi di Kudus Tutup

Bahkan, untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19, pihaknya mengerahkan ratusan anggota TNI dari komando daerah militer (Kodam), Komando Resor Militer (Korem) dan Komando Distrik Militer (Kodim). Meraka akan dibantu anggota Polri dan satgas yang ada di Kudus maupun satgas yang diturunkan langsung dari provinsi. Pangdam dan Kapolda berharap masyarakat bisa patuh prokes, agar angka kasus penyebaran Covid-19 bisa segara ditekan dan mengambalikan Kudus menjadi zona hijau.

“Di forum ini saya mohon kepada masyarakat Kudus bahwa corona itu benar adanya. Mari kita patuhi imbauan pemerintah. Memakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Kita tahan diri kita untuk melakukan kegiatan yang menimbulkan banyak kerumunan,” papar Pangdam Rudianto.

Tanpa kerja sama masyarakat, lanjut dia, kasus Covid-19 di Kudus tidak akan bisa segera membaik. Bahkan Kudus akan lebih lama menjadi sorotan pemerintah pusat dengan tingginya angka penambahan kasus Covid-19.

Untuk itu, pihaknya juga meminta kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk bekerja sama mengingatkan para warganya untuk patuh dengan protokol kesehatan.

Baca juga: Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tegaskan Agar IGD RSUD Kudus Steril

Sementara itu, selepas Pangdam memberikan arahan, Kapolda Jateng Irjen (Pol) Ahmad Luthfi telah menyiapkan delapan water canon untuk menyemprot seluruh wilayah Kudus dengan cairan disinfektan.

“Kita akan lakukan penyemprotan secara massal di tempat-tempat (krusial) kita. Masa inkubasi virus itu tiga hari, jadi nanti water canon akan berjalan setiap tiga hari sekali. Seluruh wilayah Kudus kita banjiri dengan cairan disinfektan,” terangnya.

Bahkan selama tiga kali sehari, Kapolda meminta kepada tim Jogo Tonggo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, untuk melaporkan secara terperinci perkembangan masyarakatnya yang terkonfirmasi positif corona. Hal itu ditujukan agar PPKM Mikro benar-benar ditegakkan. Petugas yang disiapkan desa pun harus bisa menjadi ujung tombak dalam melakukan testing, tracing, dan treatment.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus punya data terperinci, lengkap. Sehingga PPKM Mikro bisa kita evaluasi selama tiga kali sehari, dan masyarakat akhirnya bisa sembuh,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER