BETANEWS.ID, KUDUS – Sabtu (19/6/2021) pagi, sebanyak 309 warga Kudus yang jalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, telah dipulangkan. Berdasarkan hasil swab terakhir, diketahui dua warga di antaranya masih dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo menjelaskan, dari jumlah tersebut, 165 warga berjenis kelamin laki-laki dan 244 di antaranya perempuan. Mereka berasal dari 9 kecamatan di Kudus. Dua warga yang masih dinyatakan positif Covid-19, akan melanjutkan isolasi di Rusunawa Bakalankrapyak, Kudus.
Baca juga: Hasil Tes Negatif, 98 Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Donohudan Pulang ke Kudus
Badai menjelaskan, dua orang yang masih positif tersebut tidak dijemput satu kendaraan bersama pasien yang telah sembuh. Mereka dibawa menggunakan mobil ambulance khusus. Mereka tiba di Kudus sekitar pukul 05.00 WIB.
“Mereka yang masih positif pakai ambulance khusus. Sampai di Kudus, langsung ke Rusunawa lanjut isolasi di sana,” kata Badai saat dihubungi.
Saksikan Video Ada 34 Lagi Spesimen Asal Kudus Positif Varian Delta
Badai merinci, pasien yang telah dipulangkan ke Kudus, paling banyak warga dari Kecamatan Bae sebanyak 47 orang. Kemudian untuk warga dari Kecamatan Mejobo sebanyak 44 orang.
“Warga dari Kecamatan Kaliwungu ada 41 orang, Kecamatan Kota 37 orang, Kecamatan Undaan 34 orang, Kecamatan Jati dan Dawe masing-masing 29 orang, Kecamatan Jekulo ada 25 orang. Dan terakhir ada dari Kecamatan Gebog 23 orang,” jelasnya.
Baca juga: 375 Warga Kudus yang Isolasi di Donohudan Dipulangkan
Hingga kini, pasien yang masih menjalani isolasi terpusat di Donohudan, lanjut Badai, masih ada seratusan warga. Mereka dikatakan masih harus menyelesaikan masa isolasi di sana. Setelah itu, mereka juga perlu dites swab kembali untuk mengetahui apakah sudah benar-benar negatif covid-19 atau belum.
“Yang masih di Donohudan jumlahnya masih didata. Tapi sekitar 90 persen sudah negatif dan sudah selesai dengan kondisi baik dan sehat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, DKK Kudus akan tetap memantau perkembangan warga yang telah usai menjalani isolasi. Pemantauan dilakukan, baik untuk yang sudah pulang, maupun yang masih menjalani isolasi terpusat di Donohudan dan di Rusunawa.
Editor: Suwoko

