BETANEWS.ID, KUDUS – Dalam kurun waktu dua hari, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melaporkan bahwa ada tambahan kasus aktif baru sebanyak 376. Tercatat, di Hari Jumat (4/6/2021) ada kasus baru sebanyak 193 kasus dan Sabtu (5/6/2021) ada 183 kasus.
Dari data tersebut, diketahui bahwa sampai hari ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kudus sebanyak 1.626 kasus. Kesemuanya itu diketahui berasal dari dalam wilayah.
“Ada 396 pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan faskes Kesehatan. Sedangkan 1.230 pasien lainnya sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Tim Informasi Penanganan Covid-19 DKK Kudus, Nasiban, Sabtu (5/6/2021).
Baca juga: Bantu Tangani Ledakan Covid-19 di Kudus, Menkes Tambah 38 Dokter dan 30 Ventilator
Sedangkan pasien meninggal pada Jumat ada tambahan 22 pasien meninggal dan paling banyak berasal dari Kacamatan Jati dengan 7 orang. Sedangan Sabtu ada 17 pasien yang dinyatakan meninggal.
“Untuk yang sembuh di Hari Jumat ada 111 orang dan Sabtu ada 18 orang,” rincinya.
Demi menekan lonjakan kasus ini, segala upaya telah dilakukan Pemkab Kudus. Mulai dari penyekatan, penutupan tempat wisata, pemberlakuan jam malam, dilarangnya pengunjung makan di tempat, dilarang menggelar hajatan, gerakan Sabtu-Minggu di Rumah Saja, swab antigen secara acak, dan segala imbauan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan.
Bahkan, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus ini mendapat sorotan nasional. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang meninjau penanganan Covid-19 di Kudus memberikan bantuan 38 dokter, 30 ventilator, puluhan ribu alat tes rapid antigen, dan bantuan 50 ribu dosis vaksin. Sedangkan Pangdam dan Kapolda menyiagakan ratusan personel di setiap desa di Kudus.
Baca juga: Ganjar Kirim 98 Dokter dan Perawat ke Kudus untuk Penanganan Covid-19
Atas semua bantuan yang diberikan ke Kabupaten Kudus, Bupati Kudus HM Hartopo sangat berterima kasih kepada semua pihak. Pihaknya meminta kesediaan masyarakat Kudus untuk ikut membantunya menurunkan tren kasus positif Covid-19 di wilayahnya. Yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Karena semua itu sangat penting demi menekan angka kasus covid-19 di Kudus,” tegasnya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

