Sepi Peminat, Jasa Penukaran Uang di Semarang Turun Hingga 85 Persen

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pandemi Covid-19 membuat bisnis penukaran uang di Kota Samarang pada Ramadan tahun ini terbilang sepi. Bisa dibilang, peminat jasa penukaran uang turun hingga 85 persen dari tahun sebelumnya.

Penyedia jasa penukaran uang, Didik (40) mengatakan, Ramadan tahun ini memang sepi. Dalam satu hari, peminat jasa penukaran uang yang datang kepadanya hanya dua orang. Dia menduga, sepinya pelanggan karena masih pandemi.

Penyedia jasa tukar uang di Jalan Pahlawan Semarang. Foto: Dafi Yusuf

“Seharusnya hari ini sudah mulai ramai. Tapi saya tidak tahu kenapa masih sepi. Mungkin karena pandemi,” jelasnya saat ditemui di Jalan Pahlawan Semarang, Selasa (4/5/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Jasa Penukaran Uang Receh Mulai Marak di Kudus

Selain itu, saat ini format penukaran uang dari bank juga dibatasi. Dalam satu bank hanya dibatasi 30 orang. Hal itu membuatnya harus rela mengantre lebih lama karena harus ambil nomor urut ketika penukaran.

“Jadi harus antre dulu ketika penukaran. Hanya dibatasi 30 orang dalam satu bank,” ujarnya.

Dodik yang saban hari bekerja sebagai tukang kayu itu sudah lebih dari 8 tahun menekuni bisnis musiman jasa penukaran uang di Jalan Pahlawan. Dia tak sendirian, Didik juga mengajak anak dan juga istrinya.

“Saya biasanya di sini dengan anak dan istri saya,” katanya.

Baca juga: Gubernur Jateng : ‘Kepada Perusahaan, Bayarkan THR Sesuai Jadwal dan Aturan’

Didik merupakan warga asli Citarum Kota Semarang. Bisanya dia buka mulai 11.00 WIb hingga 16.00 WIB. Untuk biaya penukaran itu 5 persen dari nominal. Misal Rp 100 ribu, biayanya itu Rp 5 ribu.

Dia mengaku, penghasilan sebagai jasa penukaran uang paling sedikit ada di tahun ini.

“Penyebabnya karena Corona ini. Ini menurun drastis,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER