Ratusan Keluarga Purnawirawan TNI di Kudus Dapat Jatah Vaksin

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa warga tampak antre di halaman Rumah Sakit Kartika Husada, Senin (24/05/2021). Satu per satu dari mereka dipanggil untuk masuk dan menemui deretan dokter yang duduk di belakang meja. Warga yang dipanggil itu kemudian dites tensi darah dan suhu tubuh. Itu merupakan serangkaian tes sebelum divaksin.

Wakil Sementara (WS) Kepala Rumah Sakit Kartika Husada Edlyn Nathania (34) menjelaskan, vaksinasi di tempat tersebut diperuntukkan purnawirawan, warakawuri, anggotra keluarganya, dan PNS TNI yang ada di Kudus. pihaknya menargetkan ada 520 orang yang disuntik vaksin Astrazeneca.

Keluarga purnawirawan TNI saat menjalani tes kesehatan sebelum divaksin. Foto: Kartika Wulandari.

“Sebenarnya kami hanya mendapatkan 420, tetapi karena kabupaten Jepara anggota Purnawiramannya sedikit, akhirnya dilempar ke Kudus,” tambahnya, Senin (24/05/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Hartopo Harap Perusahaan di Kudus Segera Realisasikan Vaksinasi Gotong Royong

Karena efek sampingnya lebih tinggi daripada Sinovac, untuk menenangkan para pasien yang mengikuti vaksin, pihak Rumah Sakit Kartika Husada juga memberikan obat paracetamol untuk pasien.

“Setelah melakukan Vaksin, kami juga memberikan 4 obat paracetamol untuk diminum ketika nanti demam. Nanti kalau memang masih demam dan obatnya habis, bisa minta lagi di rumah sakit dan pastinya gratis,” bebernya.

Menurutnya, untuk syarat minimal penerima vaksin Astrazeneca ini 19 tahun dan maksimal 70 tahun dengan syarat tidak memiliki riwayat sakit jantung.

“Karena tidak semua anggota Purnawirawan bisa divaksin, mungkin ada yang mempunyai penyakit jantung, diabetes dan lainnya, daripada terbuang, akhirnya kami membuat kesepakatan boleh diberikan kepada kerabat dekatnya,” jelasnya.

Baca juga: Komisi D DPRD Kudus Minta Tak Ada Diskriminasi Terkait Vaksinasi Tenaga Pendidik

Salah satu penerima vaksin, Setiarini mengaku senang telah divaksin. Ia merasa terbantu dengan adanya program vaksinasi purnawirawan dan anggota keluarganya itu.

Alhamdulillah saya senang, akhirnya ada vaksin gratis untuk masyarakat walaupun untuk saat ini masih untuk kalangan keluarga Purnawiraman,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER