Pasien Baru Covid-19 di Kudus Tembus 90 Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus semakin merangkak naik. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat, dalam sehari ada 90 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan. Dengan penambahan tersebut, total hingga hari ini warga Kudus yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 397 orang.

Dari 397 orang itu, rinciannya, 156 orang dirawat di rumah sakit di Kudus, 12 dirawat di faskes luar Kudus, dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 229 orang.

Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Minta Rumah Sakit di Kudus Sediakan Ruang Isolasi

-Advertisement-

Jika diakumulasikan, sejauh ini total keseluruhan warga Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi 6.407 orang. Jumlah orang yang meninggal karena terpapar virus Covid-19 sebanyak 554 pasien dan untuk pasien sembuh ada 5.468 jiwa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo pada Hari Jumat (21/5/2021) malam. Dari keterangan Badai, bahwa dalam tiga hari terakhir, penambahan kasus paling banyak terjadi Jumat kemarin.

“Penambahan 90 kasus positif Covid-19 baru berasal dari dalam wilayah, ” kata Badai Ismoyo, Jumat (21/5/2021) malam.

Di hari sebelumnya, penambahan kasus yang terkonfirmasi Covid-19 memang cukup tinggi. Di mana pada Rabu (19/5/2021) ada 79 kasus baru, dan di Hari Kamis (20/5/2021) ada 60 kasus positif Covid-19 di Kudus.

Dari 90 pasien baru, Badai mengatakan, bahwa semuanya berasal dari delapan kecamatan di Kudus. Dengan kasus terbanyak berasal dari Kecamatan Kota menyumbang total kasus tambahan 21 orang.

Sedangkan untuk kecamatan lainnya, Badai merincikan ada 12 kasus dari Kecamatan Bae, 1 kasus dari Kecamatan Dawe, 7 kasus dari Kecamatan Gebog, 14 kasus dari Kecamatan Jati, 18 kasus dari Kecataman Kaliwungu, 13 kasus dari Kecamatan Mejobo, dan 4 kasus dari Kecamatan Undaan.

Baca juga : Muncul Klaster Lebaran, Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak Hingga 400%

“Lalu untuk yang terkonfirmasi sembuh ada 12 orang dan ada 2 orang yang dinyatakan meninggal terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya.

Di hari sebelumnya, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, bahwa penambahan kasus ini salah satunya disebabkan oleh klaster keluarga, selepas unjung lebaran. Pihaknya menyayangkan, bahwa saat melakukan unjung lebaran, warga Kudus tak mematuhi protokol kesehatan.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER