BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang menata beberapa daun di atas lembaran kain putih yang berada di atas meja. Ia menata daun itu satu per satu sesuai desain yang sudah dirancang sebelumnya. Proses tersebut merupakan bagian dari pembuatan batik ecoprint. Sedangkan perempuan itu adalah Sri Yuni Karnawati (53), pemilik sekaligus perajin Batik Unix Kudus.
Ditemui di kediamannya di Jalan Seco Rejo, Desa Karangmalang, Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus, Yuni menceritakan awal ia mengeluti usaha batik ecoprint.

Baca juga : Belajar Membatik Sampai Mahir di Tere Batik Kudus
Berawal dari profesinya sebagai guru keterampilan, ia dituntut untuk bisa memberikan edukasi terkait keterampilan kepada para siswanya untuk mata pelajaran di sekolah. Dari situlah, Akhirnya Yuni mengembangkan batik ecoprint.
“Awalnya untuk bahan materi saja, tetapi ketika saya jual kok banyak yang suka. Akhirnya dari situ saya juga memproduksi di rumah untuk saya jual sendiri,” jelasnya.
Yuni sudah mengeluti dunia ecoprint ini sejak tahun 2018. Seja awal ia ingin mengembangkan metode ecoprint sebagai cara baru membuat batik. Ecoprint merupakan salah satu teknik pewarnaan alami dengan cara menempelkan bentuk asli tumbuhan ke permukaan kain.Untuk jenisnya bisa menggunakan bunga maupun daun. Tetapi kalau daun, harus yang berbulu dan bergetah.
“Saya ingin mengenalkan metode batik ecoprint, agar metode ini bisa lebih dikenal lagi,” tuturnya.
Sama halnya seperti batik, untuk pemeliharaan kain ecoprint pun juga harus hati-hati. Dalam pencuciannya, kain ecoprint tidak boleh dibersihkan dengan sabun keras. Serta saat proses penjemuran, kain ecoprint tidak boleh terkena matahari langsung.
“Untuk mencucinya bisa menggunakan lerak atau sabun mandi bayi agar warnanya tidak luntur. Lebih baik ketika mencuci menggunakan tangan saja,” jelasnya.
Produk ecoprint yang dihasilkan oleh Batik Unix Kudus pun sangat variatif. Mulai dari kain meteran, sapu tangan, taplak meja, syal, kaus dan rompi.”Untuk harganya, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp800 ribu,” jelasnya.
Pelanggan Batik Unix Kudus buatan Yuni pun sangat beragam, hampir dari berbagai daerah sudah pernah membeli produknya. Karena ia juga sering menjualnya ketika ada event di luar kota.
Baca juga : Wisata Sambil Belajar Membatik di Pati, Ini Tempatnya
“Karena penjualan saya luas, jadi pembelinya sudah dari berbagai macam daerah,” tambahnya.
Untuk pemesanan Batik Unix Kudus, Yuni bisa melayani untuk datang ke galeri sekaligus kediamannya, atau bisa melalui WhatsApp di 08157716601.
Editor : Kholistiono

