31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Covid-19 di Kudus Melonjak, Penjualan Masker Laku Keras

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan KHR Asnawi, tepatnya di depan makam Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, terlihat penjual masker. Di sana tertera tulisan bahwa harga masker tersebut Rp 15 ribu. Seorang pria mengenakan baju warna merah tampak melayani pembeli. Pria tersebut yakni Latif Jauhari (28), penjual masker pinggir jalan.

Seusai melayani, pria yang akrab disapa Hari itu bersedia berbagi informasi tentang penjualannya. Dia mengatakan, ia berjualan masker di pinggir jalan itu setelah lebaran. Kondisi kasus Covid-19 yang melonjak lah yang membuat punya ide jualan masker. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga 50 boks masker.

Hari melayani pembeli masker medis di lapak jualannya. Foto: Kaerul Umam.

“Ya awalnya sebelum menjual masker ini, saya menjual kaus di saat menjelang lebaran. Saat itu penjualan kaus lumayan banyak. Karena peminat kaus saat ini menurun, sekarang saya jual masker ini. Dan Alhamdulillah, penjualan masker ini lumayan laris. Sehari bisa menjual antara 50 boks sampai 100 boks,” beber Hari kepada betanews.id, Sabtu (29/5/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Dinas Perdagangan Kudus Sisir Pedagang Pasar Tiban yang Masih Nekat Berjualan

Dalam penjualan masker, ia menyediakan masker medis saja. Setiap harinya, ia membawa dua kardus besar yang setiap kardusnya berisi kurang lebih 60 boks.

“Masker yang saya jual ini harganya Rp 15 ribu per boks. Tadi saya membawa 2 kardus dan Alhamdulillah saat ini hanya tinggal beberapa saja,” kata warga Desa Undaan Kidul, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu.

Ia mengaku berjualan masker itu tidak hanya di satu tempat saja. Melainkan berpindah-pindah, dari Pasar Brayung, Pasar Doro, dan di depan makam Desa Bangkalankrapyak.

“Biasanya kalau saya jualan ini mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Kemudian saya juga pasarkan masker ini selain di lapak juga di Facebook,” tutupnya.

Baca juga: Hadapi Lonjakan Kasus, Pemprov Minta Ruang Rawat Covid-19 di Seluruh Jateng Diaktifkan Lagi

Salah satu pembeli, Ninik mengungkapkan, ia membeli masker medis itu karena ia seorang buruh pabrik. Karena pabrik tempatnya kerja tidak boleh memakai masker kain, ia lantas membeli masker medis tersebut.

“Dari pabrik memberikan kebijakan, bahwa harus memakai masker yang satu kali pakai. Jadi, saya membeli masker medis ini. Menurut saya jualan masker medis di sini sangat terjangkau, per boksnya hanya Rp 15 ribu saja,” ungkapnya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER