Tahun Ini Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 1 M untuk Pembangunan NU Center

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen untuk terus memberikan dukungan realisasi NU Center. Pada tahun ini, Pemkab akan menggelontorkan dana hingga Rp 1 miliar. Bantuan dana akan diberikan di tahun-tahun berikutnya hingga pembangunan selesai.

Hal itu dikatakan Bupati Kudus Hartopo dalam acara silaturrahmi dengan para tokoh NU Kudus di Akbid Muslimat NU, Selasa (20/4/2021). Dalam acara itu, Hartopo juga menyerahkan wakaf Rp 100 juta kepada Ketua NU Cabang Kudus, KH Asrofi Masyitho.

Dalam sambutannya, Hartopo juga menyatakan dukungan kepada Akbid yang akan bertransformasi menjadi universitas. “Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kudus,” ujar Hartopo.

-Advertisement-

Baca juga: Dibangun di Gulang, NU Center Akan Berisi Ponpes, Perguruan Tinggi, Hingga Rumah Sakit

Selain itu, Hartopo juga menyatakan pihaknya berupaya memasukkan pembangunan NU Center dalam bantuan anggaran transfer dari pusat. Dia berharap pada 2023 nanti pandemi telah usai, sehingga dana dapat dimanfaatkan sepnuhnya untuk pembangunan.

“Tahun ini kami memberikan bantuan Rp 1 miliar. Insya Allah pada tahun 2022, dan 2023 kami akan terus memberikan bantuan sampai NU Center selesai. Semoga di 2023 pandemi telah berakhir sehingga tidak ada refocusing anggaran,” ucapnya.

Seperti diketahui, bangunan NU Center nantinya akan ada perguruan tinggi dan pondok pesantren. Demi meningkatkan kualitas pendidikan, Hartopo berharap besar bahwa NU Center dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa dan umat.

“Kami berharap NU Center tidak hanya akan menjadi ikon, tapi lebih dari itu nanti bisa menjadi motivasi untuk terus memperbaiki dan tumbuh,” pesannya.

Baca juga: Kudus GASIK, Program Penataan Wilayah Tanpa Bebani APBD

Hartopo juga mengaku menunggu kerjasama Akbid Kudus dalam berbagai hal, seperti beasiswa maupun promosi. Hartopo pun tak sabar dengan inovasi yang akan dikembangkan Akbid. Dia mendorong adanya penambahan prodi vokasi. Menurutnya, masyarakat Kabupaten Kudus mempunyai minat besar pada vokasi.
“Kami optimistis, Akbid dapat tumbuh menjadi universitas. Kami tunggu kerjasamanya dengan Pemkab Kudus. Baik dalam hal promosi dan beasiswa. Kalau bisa juga terus menambah prodi,” paparnya.

Dia menambahkan, pihaknya meminta agar penerapan protokol kesehatan terus dilaksanakan. Apalagi saat ini tren kasus Covid-19 di Kudus masih fluktuatif. Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi perlahan pulih dan pemberdayaan UKM perlahan bangkit. Hartopo berpesan agar dalam berbagai kesempatan selalu menerapkan protokol kesehatan agar pandemi segera berakhir.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER