31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

28 SMP di Kudus Laksanakan Ujian Sekolah Tatap Muka

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 28 SMP di Kudus, melaksanakan ujian sekolah secara tatap muka, yang berlansung mulai hari ini, Senin (19/4/2021) hingga 26 April mendatang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada meminta, selama pelaksanaan ujian sekolah agar protokol kesehatan benar-benar dipatuhi. Sehingga, tidak ada yang terkontaminasi Covid-19.

 Sebab, lanjut Harjuna, jika ujian sekolah tata tatap muka ini sukses, puluhan sekolah SMP Kudus ini akan diberi lampu hijau untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di tahun ajaran baru nanti. 

Pelaksanaan ujian sekolah tatap muka di SMP 1 Kudus. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : 8 SD di Kudus Laksanakan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

“Tetap dengan mematuhi berbagai persyaratan untuk melakukan PTM. Mulai dari mewajibkan siswa memakai masker, face shield saat mengikuti pembelajaran. Siswa wajib dicek suhunya sebelum masuk sekolah, dilanjut cuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir,” katanya.

Kemudian, untuk kapasitas kelas hanya boleh menampung maksimal 16 siswa, dan yang paling penting mendapatkan izin dari orang tua. 

“Kalau ujian tatap muka ini sukses, bisa untuk persiapan pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru nanti. Ditambah semua gurunya kan sudah divaskin, ” ungkap Harjuna. 

Sedangkan, SMP 2 Jekulo yang sebelumnya dilarang mengadakan ujian sekolah tatap muka, karena salah satu stafnya terpapar virus Covid-19, menurut Harjuna, semua staf dan guru yang kontak langsung dengan pasien melakukan isolasi mandiri dari tanggal 8 April hingga 21 April 2021.

“Untuk perkembangannya kami koordinasikan dengan pihak puskesmas setempat, ” kata Harjuna. 

Sedangkan untuk pelaksanaan PTM, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Tapi pihaknya tetap berharap, SMP 2 Jekulo bisa mengikuti PTM seperti sekolah lainnya. 

Sementara itu, salah satu sekolah yang melakukan ujian sekolah tatap muka, yakni SMP 1  Kudus, dinilai berhasil menerapkan protokol kesehatan. Dari hasil pantauan, diketahui semua siswa yang mengikuti ujian memakai masker dan face shield. Tak hanya itu, di setiap meja, para siswa juga dibekali hand sanitizer. Dan setiap siswa pun terlihat saling berjarak saat mengerjakan ujian di dalam ruang kelasnya. 

“Total peserta ujian kita ada 260 siswa. Dibagi dua sesi, setiap sesi 130 siswa dan dibagi menjadi 8 ruang kelas yanh berbeda. Jadi kita membutuhkan 16 ruang untuk ujian sekolah tatap muka ini, ” jelas Ahadi Setiawan, Kepala SMP 1 Kudus. 

Sesi pertama ujian sekolah, papar Ahadi, dimulai pukul 08.00-09.30 WIB. Dan agar tidak bersamaan masuk, sesi kedua ujian sekolah dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Selepas waktu yang sudah ditentukan, siswa diberi waktu istirahat 15 menit sebelum melanjutkan ujian selanjutnya yang diberi waktu sama, yakni 1,5 jam. 

Baca juga : Imbas Ada Kasus Positif Covid-19, Puluhan Guru SMPN 2 Jekulo Batal Ikut Vaksinasi

“Jadi saat mereka keluar pun akan berbeda waktunya. Sesi pertama sudah ada di kelas, sesi kedua baru datang. Jadi tidak ada siswa yang bertemu, ” terangnya. 

Di hari pertama ujian sekolah tatap muka, dari keterangan Ahadi, tidak ada satu pun siswa yang izin. Padahal sebelum ini, katanya ada 33 persen orang tua siswa tidak mengizinkan anaknya mengikuti ujian sekolah tatap muka. Namun, setelah berkoordinasi dengannya, semua orang tua yang menolak, memberikan izin.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER