31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Sejarah Kiai Telingsing, Ulama Tionghoa Penyebar Agama Islam di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Belasan makam berkijing batu bata tampak berjajar di tengah pemukiman Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di sampingnya terilhat sebuah bangunan dan di dalamnya terdapat dua makam. Satu di antara makam tersebut yakni persemayaman Kiai Telingsing, ulama Tionghoa penyebar agama Islam di Kudus.

Juru Kunci Makam Kiai Telingsing yakni Nor Hidayat mengatakan, Kiai Telingsing merupakan ulama Tionghoa yang menyebarkan agama Islam di Kudus sebelum kedatangan Sayyid Ja’far Shadiq (Sunan Kudus) ke Tajug, nama sebelum Kudus. Nama asli beliau The Ling Sing, namun karena lidah orang Jawa agak susah nyebutnya sehingga berubah jadi Telingsing.

“Kiai Telingsing itu orang Tionghoa yang diutus ayahnya untuk menyebarkan agama Islam di Kudus,” ujar pria yang akrab disapa Noor kepada Betanews.id, Sabtu (6/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga : Menyusuri Sejarah Berdirinya Masjid Jami’ Nganguk Wali

Dia kemudian bercerita, sebenarnya ayah Kiai Telingsing adalah orang Jawa bernama Sungging. Pada waktu itu, Sungging remaja punya keinginan untuk melihat jagat raya. Keinginannya tersebut konon bisa terwujud jika ia berada diketinggian, kemudian Sungging pun naik pohon yang tinggi.

“Tapi, setelah naik pohon, Sungging belum bisa melihat jagat raya. Karena Sungging itu orang linuwih, kemudian ia menerbangkan layangan tinggi sekali. Setelah itu agar bisa melihat jagat raya, ia pun memanjat benang layangan,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, baru sampai tengah – tengah Sungging memanjat, kemudian ada angin topan menerpa, dan Sungging pun terbawa angin topan hingga Tiongkok. Di sana ia kemudian menikah dengan orang Tiongkok dan punya anak bernama The Ling Sing. Mbah Sungging dan keluarganya juga sudah memeluk agama Islam. Sebab pada waktu itu, orang Tiongkok banyak yang beragama Islam.

“Setelah The Ling Sing dewasa, beliau di beri nasihat ayahnya (Mbah Sungging). Anakku The Ling Sing, kalau kamu ingin hidup mulia dunia dan akhirat, pergilah ke Nusantara tempat ayah berasal,” kata sang juru kunci menirukan perkataan Mbah Sungging kepada The Ling Sing.

Noor pun melanjutkan ceritanya, setelah dapat nasihat ayahnya The Ling Sing berlayar menuju tanah Jawa. Hingga sampailah The Ling Sing di Kudus. Di Kudus ia mendirikan Tajug di wilayah Menara dan menyebarkan agama Islam. Atas kiprahnya tersebut ia pun dipanggil Kiai Telingsing.

“Kiai Telingsing itu, sebenare maksute ya The Ling Sing. Namun karena lidah orang kuno saat itu kan agak susah nyebutnya, jadi dibikin gampang jadi Kiai Telingsing,” bebernya.

Dia mengungkapkan, selain menyebarkan agama Islam, Kiai Telingsing juga punya keahlian mengukir. Warga sekitar Menara pada waktu itu selain diajari pengetahuan tentang agama Islam, juga diajari keterampilan mengukir. Kiai Telingsing juga punya ilmu pengobatan, serta ahli dalam ilmu kanuragan.

“Puluhan tahun menyebarkan agama Islam, hingga pada masa Kiai Telingsing sudah sepuh dan ingin mencari pengganti untuk menyebarkan agama Islam di Kudus. Beliau berdoa kepada Allah, hingga Kerajaan Demak mengirim Kanjeng Sunan Kudus untuk berdakwah di Kudus,” kata Noor.

Baca juga : Belum Ada Sumber Sejarah Wafatnya Sunan Kudus, Tradisi Buka Luwur Tak Dinamai Haul

Menurut Noor, pertemuan antara Kiai Telingsing dan Sunan Kudus terjadi di Nganguk. Saat beliau ingin mencari penerus yang akan menyebarkan agama Islam datang ke Kudus, ia bergegas keluar. Saat menengak – nengok (ingak – inguk) itulah terlihat Sunan Kudus. Kemudian tempat pertemuan tersebut didirikan Masjid Nganguk Wali.

“Setelah dua ulama bertemu, mereka berdua bahu membahu menyebarkan agama Islam di Kudus. Bahkan ide agar masyarakat Kudus tidak menyembelih sapi itu tidak lepas dari pemikiran Kiai Telingsing juga. Hal itu untuk menarik simpati warga, menyebarkan agama Islam dengan mengahargai kearifan lokal. Sebab tidak dipungkiri, pada waktu itu banyak warga Kudus masih banyak yang beragama Hindu dan Budha,” tutupnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER