Jumlah Pasien Covid-19 Menurun, RSUD Kudus Tutup Satu Ruang Isolasi

BETANEWS.ID, KUDUS – Jumlah pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus disebut mengalami penurunan. Menurut Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Abdul Aziz Achyar, sejak Januari 2021 Kudus mengalami tren penurunan kasus positif Covid-19. Yang awalnya sekitar 100 pasien, turun menjadi 80 dan hingga saat ini ada 30 an pasien.

Per hari ini, Senin (1/3/2021), dirinya mencatat ada 32 pasien positif Covid-19 yang diisolasi di rumah sakit yang dipimpinnya itu. Yakni 31 pasien dari masyarakat umum dan 1 pasien gangguan jiwa yang isolasi khusus Covid.

Baca juga : RSUD Kudus Tambah Alat Ekstraksi Robot, Sehari Bisa Periksa 400 Sampel Tes Swab

-Advertisement-

Dengan penurunan pasien yang dirawat di ruang isolasi, pihaknya memutuskan per tanggal 1 Maret 2021, RSUD dr Loekmono Hadi menonaktifkan sementara satu ruang isolasi, yakni Ruang Melati 2.

“Sejak Covid-19 merebak di Kabupaten Kudus, ada 5 ruang isolasi yang diproyeksikan menampung para pasien positif Covid-19. Nah, sekarang menjadi 4 ruangan yang aktif merawat pasien Covid-19 di Kudus,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Senin (1/3/2021).

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Foto: Dok. Betanews.id

Pihaknya merincikan, dari 5 ruang yang menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 itu, yakni Ruang Anggrek yang memiliki kapastitas 18 tempat tidur, Ruang Melati 2 dengan 36 tempat tidur, Ruang Dahlia 1 dan 2 dengan masing-masing 24 tempat tidur dan untuk ICU Covid ada 10 tempat tidur.

Melihat tren kasus Covid-19 di Kudus yang semakin menurun hingga mencapai 31 pasien yang dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi, menurutnya, jika semua ruangan diaktifkan, barang yang paling banyak terbuang adalah Alat Pelindung Diri (APD). Maka, untuk efisiensi penggunaan APD, pihaknya memilih untuk sementara menonaktifkan satu ruang isolasi.

“Katakanlah satu ruangan ada 4 atau 8 pasien, nah bebannya ada di APD. Makanya kita tidak aktifkan dulu untuk efisiensi. Nanti tenaga kesehatannya kita pindahkan ke tempat lainnya, ” jelas Aziz Achyar.

Jika sewaktu-waktu pasien Covid-19 di Kudus kembali melonjak, pihaknya menyebut akan membuka kembali ruang isolasi yang ditutup sementara itu.

“Harapannya semoga pandemi virus Covid-19 bisa segera berakhir. Namun, apabila nanti ada lonjakan pasien positif Covid-19, kita coba untuk aktifkan kembali ruang isolasi tersebut, ” katanya.

Baca juga : Hartopo Pastikan Ketersediaan Ruang Isolasi Covid-19 di Kudus Lebih dari 25 Persen

Data terakhir yang dihimpun oleh betanews.id, per 28 Februari pukul 18.00 WIB, sejauh ini Kabupaten Kudus tercatat ada 5.475 kasus Covid-19 berasal dari dalam wilayah Kota Kretek. 49 di antaranya masih dirawat, 153 kasus sedang menjalani isolasi, 4.773 orang dinyatakan sembuh, dan 500 orang dinyatakan meninggal.

“Untuk hari ini ada tambahan 11 kasus positif. Dan untuk yang sembuh ada 25 orang, ” ungkap Andini Aridewi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER