31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Akui Pemasaran Lemah, Dispertan: ‘Jujur Saja, Kopi Kudus Belum Dikenal Hingga Pusat’

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus mengakui bahwa Kopi Kudus belum banyak dikenal. Untuk itu, berbagai cara sudah dilakukan untuk mengenalkan kopi Muria ini, mulai dari pameran kopi hingga festival kopi.

Kepala Dispertan Kudus Catur Sulistiyanto mengatakan, kelemahan yang dihadapi hingga saat ini adalah pemasaran. Penjualan Kopi Kudus dinilai sangat lemah.

“Jujur saja, Kopi Kudus belum dikenal hingga ke pusat (Jakarta). Tahu mungkin saat kami adakan pameran kopi dan Festival Kopi di bawah jembatan Kudus dulu,” katanya saat mendampingi Tim Jelajah Kopi Nusantara kunjungan ke Kudus, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Punya Ciri Khas, Kopi Muria Akan Dimasukkan dalam Ensiklopedi Kopi Indonesia

Menurutnya, kedatangan Tim Jelajah Kopi Nusantara ini bagus untuk media promosi Kopi Muria. Dari kegiatan tersebut, Kopi Kudus semakin dikenal hingga ke Ibukota Indonesia, Jakarta.

“Nah ini adalah waktu kami, untuk lebih memperkenalkan Kopi Kudus ke pusat. Kami tidak bisa berdiri sendiri, kita secepatnya akan menyatukan berbagai pihak untuk memajukan kopi di Kudus,” katanya.

Catur tmenyebutkan, Kudus memiliki enam desa penghasil kopi khas lereng Gunung Muria. Diantaranya adalah Rahtawu, Dawe, dan Gebog. Jika kopi hasil perkebunan di Dawe bisa sampai Semarang, tapi kopi dari Rahtawu baru dikenal di Demak. Ketimpangan pemasaran inilah yang terus diusakan olehnya untuk diperbaiki.

Baca juga: Melihat Tradisi Wiwit Kopi di Lereng Pegunungan Muria di Masa Pandemi

“Kami tidak mau ada grade berbeda. Harapannya kita semuanya bisa sama. Sama-sama di lereng Gunung Muria, jadi harus sama-sama dikenal,” jelas Catur.

Untuk mendorong perkembangan kopi di Kabupaten Kudus, khususnya di Desa Rahtawu, Kudus, Catur menjelaskan bahwa ke depan, akan menjadikan Rahtawu sebagai Desa Organik.

“Di tahun 2020 lalu kita fokus untuk refocusing, jadi tahun 2021 ini kita laksanakan. Kita dapat bantuan dari pemerintah pusat berupa rumah kopi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER