BETANEWS.ID, KUDUS – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Kudus yang baru saja dilantik lakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (12/3/2021). Dalam pertemuan itu, Ketua Pergunu, Rumadi mengajukan permohonan hibah mobil untuk mendukung operasional kegiatan Pergunu. Selain itu, pihaknya juga meminta restu dan memperkenalkan pengurus baru kepada Plt Bupati Kudus HM Hartopo.
“Hari ini kami memohon doa restu dan ta’aruf dengan Plt Bupati sebagai lembaga baru. Kami juga tadi mengajukan permohonan hibah mobil untuk operasional kami,” jelasnya di Pendapa Kabupaten Kudus.
Rumadi menjelaskan, saat ini ada sekitar 600 orang anggota PGRI Kudus yang memiliki KTA Pergunu. Karena banyaknya anggota, ia merasa butuh bantuan armada dari Pemkab Kudus.
Baca juga: APBD Kudus Direfocusing untuk Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
“Kami mengajukan hibah mobil operasional karena anggotanya banyak, di Kudus ribuan yang mendapatkan KTA ada sekitar 600 orang,” jelas Rumadi.
Terkait pembelajaran tatap muka, pihaknya mengikuti Pemkab dan tim satgas Covid-19. Pergunu tidak berani mendahului kebijikan tersebut karena berhubungan dengan keselamatan banyak orang.
“Untuk pembelajaran tatap muka kami akan ikut kebijakan pemerintah,” bebernya.
Baca juga: Meski Direfocusing, Hartopo Jamin Tetap Beri Insentif Guru TPQ Sesuai Jam Mengajar
Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, Pemkab akan memberikan dukungan terhadap Pergunu. Terkait pengajuan bantuan mobil, Hartopo menjelaskan jika masih ada refocusing anggaran di tahun 2021. Sehingga permintaan tersebut belum bisa dikabulkan.
“Kalau di tahun 2021 ini masih tidak bisa kerena ada refocusing. InsyaAllah tahun 2022 bisa kita anggarkan. Bulan maret 2021 ini kan ada harlah Pergunu, pasti Pemkab akan mendukung,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

