31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda Ekonomi UKM Virtual Expo...

UKM Virtual Expo Kembali Digelar, Ganjar: ‘Responnya Bagus, Omzetnya Naik Pesat’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jawa Tengah kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021. Acara yang digelar mulai hari ini, Selasa (16/2/2021) itu akan berakhir pada Kamis (18/2/2021). Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah Wonderfood UKM, Kudu Setrong-Say No To Nglokro.

Perhelatan UVO 2021 dibuka secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kantor Bank Jateng, Selasa (16/2/2021). Sebanyak 150 pelaku UKM unggulan Jateng khusus makanan dan minuman mengikuti acara itu.

Gubernur Ganjar Pranowo saat membuka acara UKM Virtual Expo 2021. Foto: Ist.

“Tahun lalu UVO sudah berjalan, ini kami lanjutkan karena respon masyarakat memang cukup tinggi. Harapannya, mereka para pelaku UKM itu tidak nglokro (lemas), mereka harus punya semangat meski kondisi tidak menentu. Kami membantu mencarikan jalan keluar, salah satunya dengan acara ini,” kata Ganjar.

Baca juga: Tangkap Peluang di Masa Pandemi, Jateng Akan Genjot Ekspor Produk Herbal

Gelaran UVO tersebut lanjut Ganjar merupakan ikhtiar pemerintah mendorong agar UKM Jateng bangkit dan berkembang. Cara virtual ini, lanjut dia terbukti bisa meningkatkan penjualan para pelaku UKM di tengah pandemi.

“Responnya sangat bagus, tahun lalu mereka yang ikut acara ini omzetnya naik pesat. Hari ini saja, ini baru saya buka sudah ada transaksi sebesar Rp15 juta. Ini lumayan, karena ini hanya produk makanan dan minuman, belum produk lainnya. Jadi, ini akan terus kami dorong agar para pelaku UKM di Jateng siap bermigrasi ke pasar digital dan marketnya menjadi lebih banyak,” imbuhnya.

Selain memberikan ruang bagi pelaku UKM berjualan secara virtual, gelaran UVO 2021 lanjut Ganjar juga menjadi momentum pelaku UKM belajar terkait usahanya. Sebab di acara itu, ada banyak kegiatan yang berkaitan dengan pelatihan, permodalan hingga kemudahan ekspor impor bagi pelaku UKM.

“Misalnya Bea Cukai tadi mengatakan banyak fasilitas untuk ekspor impor. Bahkan komponen impor untuk kebutuhan ekspor tadi disampaikan tidak dikenakan biaya masuk. Ini kan banyak yang belum tahu, termasuk pengalaman lain seperti izin usaha, platform penjualan digital seperti UMKMMu yang dibuat OJK, pendampingan dan bantuan modal dari Bank Indonesia dan Bank Jateng,” terangnya.

Baca juga: Ganjar Beri Penghargaan 10 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik di Jateng

Selain itu, acara UVO 2021 lanjut Ganjar juga bisa dijadikan ajang belajar para pelaku UKM di Jawa Tengah. Dirinya mencontohkan, mereka yang ikut acara itu rata-rata kualitas produknya lebih baik dan memiliki nilai jual tinggi.

Ia mencontohkan, ada pelaku UKM yang sebelum mendapatkan pelatihan dan mengikuti ajang UVO tahun lalu, produknya hanya dibungkus plastik biasa. Namun setelah mendapat pendampingan dan pelatihan, packaging produknya menjadi lebih baik dan mampu mendongkrak harga serta jumlah penjualan.

“Misalnya tadi lanting, sebelum dapat pelatihan bungkusnya biasa, isinya banyak dan harganya murah, cuma Rp7.000. Tapi setelah dapat pelatihan, packaging jadi lebih bagus, isinya lebih sedikit dan harganya jadi Rp20.000. Ini kan menarik, maka cara-cara semacam ini harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler