31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda Bisnis Tips Rawat Jambu...

Tips Rawat Jambu Kristal Agar Cepat Berbuah Meski Pohon Masih Kecil

BETANEWS.ID, KUDUS – Rintik hujan siang itu, Jumat (19/2/2021) tidak menghalangi semangat seorang pria yang sedang membersihkan tanaman dalam pot di Desa Gondangmanis RT 3 RW 3, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Dengan telaten, ia mencabuti rumput yang tumbuh di pot pohon jambu itu. Pria tersebut yakni Salamun (39), pembibit jambu kristal.

Seusai menyelesaikan pekerjaannya itu, Salamun sudi berbagi penjelasan cara merawat jambu kristal agar cepat berbuah. Menurutnya, hal utama yang perlu diperhatikan dalam menanam jambu hasil persilangan jambu klutuk dan jambu bol itu adalah media tanam, yakni jangan sampai terlalu padat. Selanjutnya, setiap dua pekan sekali tanah tersebut harus diaduk-aduk agar tidak terlalu padat. Penyiraman juga cukup dilakukan setiap hari bbaik di pagi atau sore hari.

Deretan jambu kristal hasil dari pembibitan yang dilakukan Salamun. Foto: Kaerul Umam

“Selain melakukan penyiraman dengan air biasa, tambahkanlah kompos pupuk NPK setiap dua minggu sekali, agar media tanam yang tersiram oleh pupuk tersebut semakin berkembang dan subur,” bebernya sambil mempraktikkan, Jumat (20/2/2021).

Baca juga: Bibit 1 Ton Hasilnya 5 Ton, Tanam Kencur Jadi Idola Karena Perawatan Mudah

Menurut pengalamannya, ciri-ciri tanaman yang cepat berbuah tersebut terlihat dari batang yang mengalami perubahan signifikan. Tanaman cepat besar tersebut tidak hanya bisa dilakukan dengan obat-obatan atau dengan pemupukan kimia, tetapi bisa dilakukan dengan bahan yang alami.

Ia juga punya ramuan pupuk khusus yang ampuh untuk mempercepat pembuahan. Pupuk itu adalah campuran air kelapa, 4 butir telur, 3 botol Yakult, dan 2 sendok micin.

“Bahan-bahan tersebut berfungsi untuk merangsang agar tanaman cepat berbuah walaupun batang masih kecil,” jelas Salamun.

Baca juga: Gagal Berulang hingga Habiskan 1 Kuintal Jagung, Iringi Harmoko Rintis Pembibitan Jamur

Cara buatnya, lanjut Salamun, campur bahan-bahan itu ke dalam botol kosong dan diamkanlah selama 3 hari (proses fermentasi). Setelah baunya keasaman seperti tape, campurkan racikan tersebut dengan air biasa dengan perbandingan 100 mililiter racikan dan air 1 ember.

“Usahakan dalam proses pencampuran antara air biasa dengan racikan tadi tidak terkena tangan, karena racikan tersebut panas. Kemudian jika sudah tercampur, siramkanlah racikan tersebut ke media tanam yang diinginkan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler