BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan orang terlihat berjubel di depan Pasar Kliwon Kudus. Asap hitam pun masih mengepul. Sedangkan para pedagang dan karyawannya terlihat mengeluarkan dagangannya. Ribuan pakaian pun ditumpuk di pelataran Pasar Kliwon Kudus.
Pasar Kliwon Kudus yang merupakan pusat grosir terbesar kedua di Jawa Tengah tersebut, kebakaran pada Selasa (16/2/2021). Kebakaran yang terjadi itu, diklaim akibat dari korsleting listrik.
Plt Bupati Kudus Hartopo yang langsung memantau proses pemadaman mengatakan, kebakaran pasar tersebut terjadi dikarenakan oleh korsleting listrik. Menurutnya, ada satu kios pakaian milik pedagang yang kebakaran. Dia berharap pemadaman cepat selesai.
Baca juga : Pasar Kliwon Kebakaran, Jalan Jenderal Soedirman Macet
“Kalau penyebabnya korsleting listrik. Sebab biasanya para pedagang itu nyambung kabel sendiri. Kan bisa saja karena tidak ahlinya, hingga mengakibatkan korsleting,” ujar Hartopo kepada awak media, Selasa (16/2/2021).
Dia berharap, proses pemadaman berjalan lancar, sehingga api benar – benar padam. Menurutnya, kasihan para pedagang yang sudah sepi akibat pamdemi, saat ini malah tertimpa musibah kebakaran.
“Semoga saja kebakarannya tidak merembet ke kios lainnya. Dan api benar – benar padam,” harapnya.
Di lokasi, puluhan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Tampak asap masih mengepul. Sedangkan tim pemadam kebakaran bersama para tim relawan maupun warga berusaha merangsek untuk menemukan titik api.
Editor : Kholistiono

