31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Bisnis Ko-Mbako Ednik, ‘Surganya'...

Ko-Mbako Ednik, ‘Surganya’ Tembakau dan Peralatan Tingwe di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan toples berisi aneka jenis tembakau tampak terjajar rapi di rak besi sebuah toko di Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Di sudut lain terlihat peralatan dan bahan tingwe lainnya. Tempat tersebut yakni Ko-Mbako Ednik, pusatnya bahan dan peralatan tingwe terlengkap di Kudus.

Ditemui di tokonya Anik Rofi’ani (39) owner dari Ko-Mbako Ednik menuturkan, tokonya tersebut memang bisa dibilang pusatnya tembakau dan peralatan rokok ngelinting dewe atau tingwe. Menurutnya toko yang dirintisnya sejak Januari 2020 tersebut menyediakan berbagai janis tembakau, peralatan linting, serta berbagai aksesorisnya.

Anik memperlihatkan berbagai jenis alat linting rokok yang dijual di Ko-Mbako Ednik, Selasa (19/1/2021). Foto: Rabu Sipan.

“Ko-Mbako Ednik memang pusatnya tembakau aneka rasa, peralatan tingwe, serta berbagai aksesoris lainnya. Ada wadah rokok serta korek dan berbagai jenis pipa,” ujar perempuan yang akrab disapa Anik kepada Betanews.id, Senin (18/1/2021).

- Ads Banner -

Perempuan yang tinggal tidak jauh dari tokonya tersebut pun sudi merinci bahan dan peralatan tingwe yang dijualnya. Untuk tembakau rajang dan giling, tempatnya menyediakan berbagai varian rasa serta dari berbagai daerah. Antara lain rasa orisinal, rasa rokok, dan flavour.

Baca juga: Jalani Bisnis dari Hobi, Kini Vape Jadi Ladang Rezeki Cukong

“Untuk tembakau, kami menjualnya mulai harga Rp 7 ribu per kemasan hingga Rp 18 ribu per ons. Dengan jaminan rasa dan kualitas mantab,” tutur perempuan berhijab tersebut.

Perempuan yang sudah dikaruniai tiga anak tersebut menambahkan, di Ko-Mbako juga menyediakan pasangan tembakau yakni cengkeh. Cengkeh yang disediakan juga berbagai macam, ada cengkeh Manado, cengkeh Kidang, cengkeh murni, cengkeh Matahari, Cengkeh Klinting, dan lain sebagainya.

“Harga cengkeh kami jual bervariasi mulai Rp 1 ribu sampai Rp 3 ribu per kemasan. Isi per kemasan antara empat sampai 23 gram,” ungkapnya.

Masuk ke perlengkapan linting, lanjut Anik, tempatnya meneyediakan berbagai macam alat linting dari yang berbahan plastik, aluminium, hingga kayu. Untuk harga, tutur dia, alat linting tersebut dibanderol mulai Rp 8 ribu hingga Rp 120 ribu tergantung dari ukuran dan bahan.

Lebih lanjut kata dia, toko Ko-Mbako juga menyediakan peralatan bahan tingwe lainnya yakni papir atau kertas rokok. Kertas rokok yang dijualnya ada yang tawar dan ada yang manis. Serta menyediakan kertas rokok bermotif mirip rokok terkenal yang beredar di pasaran. Harga kertas rokok tersebut dibanderol mulai Rp 500 sampai Rp 2 ribu.

“Kami juga menyediakan filter rokok berbagai ukuran maupun rasa. Dari yang terkecil Esse, mild, dan magnum. Untuk varian rasanya ada buble gum, jeruk, mint, dan rasa orisinal, dan rasa apel. Kalau harga kami jual sama yakni Rp 2 ribu per kemasan,” rincinya sambil menunjukan lem perekat untuk tingwe yang dijualnya.

Baca juga: Lebih Hemat, Rokok Tingwe di Ko-Mbako Ednik Makin Diminati

Dia mengatakan, selain bahan untuk tingwe Ko-Mbako Ednik juga menyediakan aneka aksesoris atau kebutuhan tingwe lainnya. Antara lain wadah rokok dari berbagai bahan dengan harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu. Ada juga aneka pipa rokok yang terbuat dari kayu, tulang, tanduk serta fiber yang dijual dari Rp 10 ribu sampai Rp 35 ribu.

“Kami juga menjual cangkong tembakau. Ada yang terbuat dari kayu maupun keramik. Harga Cangkong tersebut mulai Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu,” jelasnya sambil menunjukan cangkong tembakau yang dimaksud.

Dia menuturkan, tak ada asap bila tak ada api. Serta rokok hasil tingwe pun tak akan terbakar jika tidak ada korek sebagai pematiknya. Oleh sebab itu, ia pun menjual aneka jenis korek. Mulai dari korek gas, zippo bahkan korek elektrik. Harga korek tersebut pun bervariasi mulai Rp 2 ribu untuk korek gas, korek zippo Rp 30 ribu serta korek elektrik dari Rp 50 ribu.

“Kami juga menyediakan rokok cerutu yang kami jual mulai Rp 3 ribu sampai Rp 25 ribu per batang,” ucapnya.

Dia mengatakan, toko Ko-Mbako saat ini pelanggannya sudah lumayan banyak. Pemasarannya selain offline juga dijual secara online. Pelanggannya selain warga sekitar dan wilayah Karesidenan Pati, juga ada yang dari luar Jawa. Antara lain, beberapa daerah di Sumatra, Kalimantan, dan Flores.

Alhamdulillah, setahun berjalan, Ko-Mbako jadi jujugan para pencari bahan dan peralatan tingwe. Sebab memang Ko-Mbako adalah pusat bahan dan peralatan tingwe terlengkap,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler