BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi barat Jalan Utara UMK Kudus, Dukuh Kadilangon, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tampak sebuah bangunan. Di dalamnya, terlihat beberapa pria sedang sibuk membuat perabot yang terbuat dari stainless. Tempat tersebut yakni Bengkel Estu.
Satu di antara pekerja yakni Kardiana (48) menuturkan, Bengkel Estu dirintis oleh bosnya 12 tahun yang lalu. Menurutnya, meski tempat produksi Bengkel Estu tidak terlalu luas, tapi hasil produknya sebagian besar diekspor ke luar negeri. Meskipun orderan dari dalam negeri juga ada tapi tidak begitu banyak.

“Produk-produk karya Bengkel Estu itu sebagian besar diekspor. Kebanyakan ke Negara Jerman,” ujar pria yang akrab disapa Kardi kepada Betanews.id, Senin (14/12/2020).
Baca juga: Herlin Furniture, Sediakan Aneka Produk Anyaman Rotan Sintetis Kualitas Premium
Pria yang bekerja di Bengkel Estu selama tiga tahun itu menuturkan, tempatnya itu memproduksi perabot rumah tangga terbuat dari stainless, aluminium, serta besi. Produknya tersebut kebanyakan diekspor, tapi orderan yang didapatkannya itu sudah dari pihak lain. Istilahnya Bengkel Estu itu subcon ke perusahaan yang dapat orderan.
Sebenarnya, lanjut dia, Bengkel Estu pernah ditawari agar bisa langsung mengekspor produknya. Namun, bosnya tidak berani ambil tawaran tersebut, lantaran modalnya belum mencukupi.
“Ya pernah ditawari agar bisa langsung ekspor. Tapi kurang modal,” beber pria yang sudah dikaruniai dua anak itu.
Dia mengatakan, aneka produk rumah tangga hasil karya Bengkel Estu kualitasnya sangat bagus, rapi, serta presisi. Bahannya juga dari bahan berkualitas yang diimpor dari India. Selain ekspor ke luar negeri, tuturnya, Bengkel Estu juga sering dapat order dari dalam negeri. Di antaranya dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan.
“Kalau pesanan dalam negeri itu kebanyakan dari luar Jawa,” ucapnya sambil membetulkan letak maskernya.
Baca juga: Kualitas Ekspor dan Garansi 5 Tahun, Sofa Produksi MJM Harganya Mulai Rp 2,5 Juta
Saat ini, kata dia, Bengkel Estu sedang mengerjakan orderan meja extension. Meja tersebut berbahan stainless steel, dua meja dalam satu meja. Meja tersebut bila ditarik bisa lebih panjang dua kali lipat dari panjang awalnya. Biasanya digunakan untuk meeting dan meja makan. Meja tersebut pesanan dari Jerman.
Dia mengatakan, di masa pandemi Covid-19 orderan produk rumah tangga dari stainless steel, aluminium dan besi di Bengkel Estu tetap normal. Menurutnya, ramai orderan itu pada Oktober, November, dan Desember.
“Tiga bulan pada akhir tahun itu pas ramainya orderan. Harapan kami semoga Bengkel Estu bisa makin berkembang lebih besar dan kelak bisa ekspor langsung ke luar negeri tidak lewat pihak lain,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

