31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Menikmati Malam di Kudus City Walk, Tempat Berburu Foto Serasa di Malioboro

BETANEWS.ID, KUDUS – Kudus City Walk yang berada di Jalan Sunan Kudus sudah memasuki tahap akhir pembangunan. Saat ini, proyek yang akan menelan biaya Rp 14,3 miliar tersebut sudah mencapai sekitar 98 persen. Meski belum diresmikan, banyak masyarakat yang mendatangi kawasan tersebut pada malam hari untuk melihat keindahannya.

Mereka terlihat berswafoto di beberapa spot yang penuh kerlap-kerlip lampu di kawasan sepanjang 560 meter itu. Beberapa yang lain juga tampak duduk bersama kelompoknya menikmati malam dengan penuh riang tawa.

Beberapa warga saat mengunjungi Kudus City Walk. Foto: Rabu Sipan.

Satu dari pengunjung itu yakni Asmikan (41) warga Desa Prambatan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus menuturkan, dengan adanya Kudus City Walk jelas memperindah suasana. Namun, dengan anggaran sekitar Rp 14 miliar, menurutnya itu terkesan menghamburkan dana. Sebab, dengan uang sebesar itu, pemerintah bisa berbuat lebih untuk kesejahteraan warga Kudus.

-Advertisement-

Baca juga: Wisata Baru di Kudus, Indahnya Bukit Sepuser Siap Sambut Tahun Baru 2021

“Menurutku Kudus City Walk ini sia-sia saja, sih. Fungsinya hanya memperindah kota saja, dan menguntungkan sebagian kecil warga saja. Padahal, dengan uang sebanyak itu bisa dialihkan untuk hal yang lebih bermanfaat  untuk masyarakat luas di Kudus,” ujar Asmikan kepada Betanews.id, Senin (22/12/2020).

Hal berbeda diungkapkan oleh Andi Setiawan (37). Dia mengatakan, Kudus City Walk ini bagus dan bisa mengangkat perekonomian warga. Khususnya para pedagang kaki lima (PKL), tukang parkir, dan lainnya. Selain itu juga bisa jadi tempat wisata malam gratis atau wisata kuliner untuk warga.

“Kalau menurutku Kudus City Walk ini bagus, ya. Tentunya dengan adanya Kudus City Walk akan banyak manfaat bagi masyarakat Kudus. Dengan adanya Kudus City Walk kota juga terlihat makin indah,” ujar Warga Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus yang datang bersama istri dan anaknya itu.

Baca juga: Pemkab Kudus Sabet Penghargaan Innovative Government Award 2020

Disinggung apakah Kudus City Walk yang diklaim banyak orang mirip dengan Malioboro, Andi Setiawan menjawabnya logis. Menurutnya, Kudus City Walk ini sudah bagus serta tidak perlu mirip banget dengan Malioboronya Yogyakarta. Namun, Kudus City Walk harus punya ciri khasnya sendiri.

“Kalau konsepnya sudah mirip. Tapi Malioboro ya Malioboro, Kudus City Walk ya harus punya ciri khas tersendiri dengan menonjolkan khas keKudusannya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER