Mahasiswi Udinus Ini Mampu Biayai Kuliah dan Beli Mobil dari Usaha Isi Ulang Air Minum

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan berhijab tampak sedang membuka puluhan tutup galon di depot pengisian air isi ulang di tepi Jalan KHR Asnawi, Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Setelah semua tutup terlepas, kemudian galon-galon itu dicuci. Setelah dicuci kemudian diisi dan beberapa diantar kepada pelanggannya. Perempuan tersebut yakni Tiara Apriliana (20) pemilik depot isi ulang air Aquamix Mamix.

Seusai menyelesaikan pekerjaannya, perempuan yang akrab disapa Tiara itu sudi berbagi kisah tentang usahanya. Dia mengatakan, mulai merintis usaha depot isi ulang air minum sejak lulus SMA. Menurutnya, setelah lulus ia mengaku bingung antara cari kerja atau kuliah. Namun, saat itu ayahnya memberi saran agar merintis usaha saja dan diberi saran untuk usaha depot isi ulang air minum.

Tiara Apriliana saat mengisi air isi ulang pesanan pelanggannya. Foto: Rabu Sipan.

“Saran ayah itu saya iyakan. Sebab pemikiranku, air merupakan kebutuhan utama dalam hidup, sehingga pasti laku. Selain itu, ayahku kan punya usaha es batu dan kristal, jadi saya mikirnya kalau saya usaha di bidang air pasti juga berhasil,” ujar Tiara kepada Betanews.id, Jumat (25/12/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Rintis Usaha Es Batu Kristal untuk Bekal Pensiun, Selamet Kini Mampu Jual 3 Ton Sehari

Dara lajang yang tercatat sebagai warga Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu menuturkan, keputusannya untuk merintis usaha depot isi ulang air minum sangat tepat. Bahkan, hasil dari usahanya tersebut ia bisa membiayai kuliah di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Tidak hanya itu, dari hasil isi ulang air minum itu ia juga mampu beli mobil.

“Iya alhamdulillah selama ini biaya kuliah tidak merepoti orang tua. Sebab dibiayai sendiri dari usaha depot isi ulang air minum,” jelas anak pertama dari dua bersaudara tersebut.

Perempuan yang mengambil jurusan teknik informatika tersebut menambahkan, sebelum kuliah dulu usahanya itu ditunggui dan dikerjakannya sendiri. Namun, setelah kuliah usahanya tersebut dijaga oleh ibunya. Tapi sejak ada pandemi dan proses belajar mengajar secara daring ia pun bisa menjaga depot isi ulang air minumnya.

“Sejak ada pandemi depot ini saya tungguin sendiri. Angkat-angkat galon lagi, dan mengantar ke tempat pelanggan. Capek sebenarnya tapi tetap semangat. Perempuan harus kuat,” selorohnya.

Baca juga: Es Dawet Durian Pelangi Paling Ngehits di Kedai Azzam, Sehari Bisa Terjual Ratusan Porsi

Dia mengatakan, depot isi ulang air minum Aquamix Mamix menjual air mineral dan air reverse osmosis (RO). Dalam sehari, ia mampu jual air minum sebanyak 70 galon.

Kemudian untuk air yang diproses itu merupakan air dari pegunungan Muria yang dikirim menggunakan mobil tangki. Air semobil tangki itu ia beli dengan harga Rp 200 ribu. Menurutnya, selama ini pelanggan itu memang lebih suka air dari pegunungan.

“Pelangganku sudah banyak. Selain warga sekitar juga banyak pemilik usaha warung, penjual es, pabrik krupuk. Bahkan para pelanggan es batu ayahnya pun beli air dari depotnya,” pungkas Tiara.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER