31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Estetik Bulung Kulon, Siap Kerjakan Furnitur Impianmu dan Diantarkan Saat Jadi

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria berkaus biru terlihat sedang mengecat kayu di depan sebuah bengkel, Desa Bulung Kulon, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Sesekali, ia melihat isi tabung cat semprot yang dipegangnya itu dan bergegas mengisi ulang jika habis. Tangannya tampak lincah memainkan cat itu hingga permukaan kayu tersebut terlapisi semua. Pria tersebut adalah Muid (46), Pemilik Estetik Bulung Kulon.

Seusai menyelesaikan pekerjaannya, Muid bersedia menjelaskan usaha furnitur kayu yang dirintisnya 2005 lalu itu. Di usahanya itu, ia memberi servis unggulan, yaitu siap mengantarkan pesanan dari pembelinya langsung ke rumahnya. Karena bisnisnya itu berkonsep mengerjakan furnitur pesanan, jadi dia juga siap mengerjakan apapun yang diminta pelanggan.

Salah seorang pekerja di Estetika Bulung Kulon sedang menyelesaikan pekerjaannya. Foto: Nila Rustiyani.

“Jadi di sini kami terima desain, lalu kami skema sesuai gambar yang ingin dibuat. Kemudian digergaji atau dipotong sesuai gambar, dirangkai, dan terakhir finishing,” jelas lelaki yang sudah memiliki dua putra tersebut, Selasa (22/12/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Kerjaan Terkenal Rapi, Furnitur dari Multiplek Buatan Asro Banyak Dilirik

Finishing yang dimaksud adalah pemberian warna sesuai yang diharapkan pelanggannya. Hal tersebut disampaikan oleh Muid, karena terkadang ada yang minta untuk di-spray saja atau perlu dilapisi High Furniture Laminated (HPL).

Dari permintaan pelanggannya itu, untuk satu pengerjaan furnitur, dirinya dan para karyawannya bisa menghabiskan waktu paling cepat dua minggu. Sedang harganya mulai Rp 2,5 juta per meter persegi, sudah termasuk ongkos pengerjaan dan pengantaran.

“Semuanya kan pesanan, jadi paling cepet dua minggu. Biasanya buffet bisa selesai dua minggu,” kata Muid.

Dalam pembuatan furnitur, dia selalu menggunakan bahan-bahan yang terbaik. Untuk kayu, Muid menggunakan kayu meranti yang berkualitas, lemnya menggunakan lem fox, dan saat finishing atau pewarnaan dirinya menggunakan spray atau semprotan.

Baca juga: Mebel K-Jenk Lumintu, Langganan Pengusaha Properti yang Murah dan Berkualitas

“Kalau biasanya di tempat lain finishing hanya dicat, di sini kami menggunakan spray. Sebab hasilnya lebih halus dan daya rekatnya lebih kuat. Bahan untuk tripleks kami gunakan multiplek. Dan untuk warna sesuai permintaan pembeli, bisa hanya disemprot bisa juga dilapisi HPL,” terang Muid.

Saat ini, Muid mengaku sedang mengerjakan semua furnitur sebuah kafe di Semarang. Dalam penjelasannya, pengerjannya sudah berjalan dua bulan dan kini masih terus mengebut pembuatannya dengan dibantu oleh tiga karyawannya.

“Ini masih belum selesai, soalnya barang-barang untuk satu kafe. Ini sudah berjalan dua bulan, untuk estimasi waktunya sekitar tiga bulanan,” tandas Muid sambil menunjukkan hasil kerjanya yang memenuhi halaman depan rumahnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER