BETANEWS.ID, KUDUS – Suara gergaji mesin terdengar cukup keras dari sebuah bangunan tepi Jalan Budi Utomo, Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di sana, seorang pria terlihat sedang menggergaji multiplek ditemani beberapa pria yang tengah mengamplas meja. Di bagian depan bangunan tersebut, seorang pria sedang duduk dan memainkan ponsel pintarnya. Ia adalah Heriyanto (37) pemilik Bengkel K-Jenk Lumintu.
Dia mengatakan, merintis usaha mebel berbahan multiplek dan high plessure laminate (HPL) sejak 2015. Menurutnya, usahanya tersebut diberi nama K-Jenk Lumintu, karena memang ada harapan khusus dibalik penyematan nama tersebut.

“Usaha mebel saya itu kan produksinya kalau ada pesanan. Jadi saya beri nama K-Jenk Lumintu. Nama itu berasal dari bahasa Jawa. K-Jenk itu kayu dan Lumintu itu artinya terus menerus. Jadi dengan nama tersebut saya berharap usaha mebel saya dapat banyak orderan terus menerus tanpa henti,” ujar pria yang akrab disapa Heri kepada Betanews.id, Selasa (10/11/2020).
Baca juga: Kerjaan Terkenal Rapi, Furnitur dari Multiplek Buatan Asro Banyak Dilirik
Pria yang sudah dikaruniai dua anak itu menuturkan, Bengkela K-Jenk Lumintu menerima order pembuatan aneka produk mebel. Di antaranya kitchen set, backdrop televisi, lemari, backset atau custom interior, dan lain sebagainya. Untuk harga dipatok Rp 1,3 juta hingga Rp 2,5 juta per meter persegi.
“Harga tersebut tergantung kualitas bahan finishing dan aksesoris yang dipasang. Semakin banyak aksesoris akan semakin mahal,” beber pria yang tinggal satu desa dengan bengkelnya tersebut.
Dia mengatakan, selama ini pemasaran hanya mengandalkan cara-cara lama tapi efektif. Menurutnya, dulu untuk memasarkan usahanya tersebut ia bekerjasama dengan pemilik usaha properti. Jadi setiap ada pembeli rumah dan mereka ingin mengisi rumahnya dengan produk mebel berbahan multiplek, otomatis order tersebut ia yang mengerjakannya.
“Setelah mereka tahu kualitas dan produk kami, kemudian dari mulut ke mulut para pelanggan itu Bengkel K-Jenk Lumintu makin dikenal. Keunggulan kami itu memang harga murah dan kualitas kerapian selalu diutamakan,” ungkapnya.
Baca juga: Produk Mebel Jati Agung jadi Langganan Toko Furnitur di Jateng dan Jatim
Dia bersyukur dengan model pemasaran tersebut, serta keunggulan yang ditawarkan, orderan dari dulu hingga sekarang selalu ada saja dan tidak pernah berhenti. Pelanggan kebanyakan orang Kudus, Pati, dan Semarang. Menurutnya, orderan dari lain daerah yang lebih jauh juga ada sebenarnya, tapi ia belum berani.
“Semoga saja usaha Bengkel K-Jenk Lumintu milik saya ini makin berkembang. Banyak orderan sehingga bisa menyerap tenaga lebih banyak lagi,” tukas Heri.
Editor: Ahmad Muhlisin

