Viral dan Banyak Dicari, Miniatur Truk Oleng Buatan Riman Banjir Orderan

BETANEWS.ID, PATI – Di sebuah rumah yang berada di Dukuh Bergat RT 3 RW 8, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, terlihat dua orang pria sedang menggergaji kayu. Kayu itu kemudian dibentuk menjadi bak truk ukuran kecil. Setelah bagian-bagian truk itu jadi, salah satu dari mereka kemudian merangkainya menjadi kendaraan barang tersebut. Ia adalah Riman (32), pemilik Art Caroceries Miniature.

Sembari meneruskan perangkaian, Riman bercerita awal mula merintis usaha tersebut enam tahun lalu. Awalnya, ia begitu tertarik dengan dunia miniatur lantaran terinspirasi dari miniatur truk milik tetangganya. Dari situ, ia kemudian belajar membuatnya di sela-sela menekuni usaha cuci motor.

Riman sedang menyelesaikan pembuatan miniatur truk di kediamannya. Foto: Khalim Mahfur.

“Awalnya sih coba-coba bikin, karena dari dulu memang saya suka ngotak-ngatik barang. Itu tak lakukan pas cucian sedang sepi,” ujarnya kepada Betanews.id, Senin (16/11/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Miniatur Rumah Adat Kudus dari Limbah Mebel Ini Siap Dilepas Rp 20 Juta

Berbeda dengan mainan truk biasanya, Riman membuat miniatur truknya sedetail mungkin. Seperti berbagai tambahan aksesoris seperti lampu, variasi di bagian kabin yang mirip dengan aslinya, hingga variasi truk oleng.

“Variasi terbaru ada yang sempat viral kemarin yaitu truk oleng, jadi truknya bisa digoyangkan baknya dan banyak anak-anak yang kepingin,” ungkapnya.

Riman membuat miniatur truk miliknya dengan bahan dasar kayu mahoni, karena memiliki karakteristik yang kuat dan awet. Selain dari kayu mahoni, ia juga membuat miniatur truk dengan bahan PVC dan juga triplek. Dalam pengerjaan di kediamannya itu, Riman dibantu oleh temannya. Biasanya, dalam dua hari bisa menghasilkan enam truk.

“Pembuatan miniatur truk ini butuh waktu dua hari, mulai dari bikin bak, kabin, proses pendempulan dan pengecatan, sampai finishing,” ujarnya.

Dalam memasarkan miniatur truknya, pada awalnya Riman menitipkan di toko-toko. Hingga sekarang, ia sudah memiliki pelanggan tetap dari Pati, kudus dan yang paling jauh dari Sumatra.

Baca juga: Edy Sulap Limbah Rokok Jadi Boneka Lilit Bernilai Jual Tinggi, Rambah Jepang dan Eropa

“Kalau harga tergantung spek. Yang biasa atau kecil saya jual mulai Rp 140 ribuan sampai yang detail dan spesifikasinya rumit bisa saya jual hingga Rp 3 jutaan,” ujarnya.

Berbeda dengan bisnis pada umumnya, di masa pandemi ini, Riman malah kebanjiran pesanan. Banyak pelanggan yang memesan miniatur truk karena jenuh dengan masa pandemi ini.

“Dulu hanya pas Hari Raya, tapi sekarang semakin ke sini malah ramai pesanan karena banyak yang hanya di rumah. Yang saya kerjakan sekarang ini semuanya pesanan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER