31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Pilkada 2 Minggu Lagi, Ganjar Siapkan Skenario Kondisi Darurat Pandemi dan Merapi

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi tentang penyelenggaraan Pilkada Serentak, 9 Desember mendatang, Kamis (26/11/2020). Sejumlah skenario darurat dibahas, termasuk mengatasi persoalan Pilkada saat pandemi dan ancaman bencana Gunung Merapi.

Rapat di Gedung A Lantai 2 Kompleks Pemprov Jateng itu, mengundang Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Gakumdu, Polda, TNI, DPRD dan BIN. Sementara 21 bupati/wali kota yang menyelenggarakan Pilkada mengikuti secara daring.

Rapat pelaksanaan Pilkada di Gedung A Lantai 2 Kompleks Pemprov Jateng. Foto: Ist.

“Kami sengaja menggelar rapat ini untuk memastikan persiapan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. Intinya, insyaallah kita siap melaksanakan pesta demokrasi ini,” kata Ganjar.

-Advertisement-

Ganjar menerangkan, pertemuan tersebut membahas secara khusus rencana-rencana darurat dalam menghadapi pandemi dan bencana alam, termasuk salah satunya adalah naiknya level Gunung Merapi. Rapat tersebut juga membahas mekanisme dan strategi yang diambil, jika kondisi darurat terjadi saat pelaksanaan pemungutan suara nanti.

Baca juga: Jateng Dinobatkan Jadi Provinsi Paling Informatif Nasional, Kalahkan Jakarta dan Jabar

“Ada beberapa skenario kontijensi yang sekarang harus disiapkan, baik soal bencana, Covid-19 dan lainnya. Ada beberapa catatan tadi yang disampaikan, dan harus segera dicarikan solusi, termasuk bagaimana mengantisipasi kerumunan dan lainnya,” ucapnya.

Ganjar mencontohkan, dalam rapat terungkap bahwa ada beberapa petugas KPPS yang menolak dirapid tes. Ganjar mengusulkan ada mekanisme penggantian dan meminta penyelenggara berkomunikasi dengan pusat.

“Kalau mengganti kan tidak mudah, maka diharapkan ada PKPU yang memberikan kewenangan dalam kondisi darurat, penyelenggara di daerah cepat bisa mengganti. Termasuk persoalan KTP elektronik, kita minta Disdukcapil segera membereskan,” jelasnya.

Selain itu, ada dua daerah di Jateng yang menyelenggarakan Pilkada, dalam bayang-bayang ancaman bencana letusan Gunung Merapi, yakni Klaten dan Boyolali. Dalam rapat sudah disepakati, bahwa KPU memiliki rencana memindahkan TPS ke tempat-tempat pengungsian.

“Termasuk saya minta KPU menyiapkan skenario kepada pasien Covid-19 yang isolasi baik di rumah sakit, tempat karantina maupun isolasi mandiri di rumah. Tadi sudah dicatat semuanya, insyaallah semuanya siap,” tegasnya.

Baca juga: Diduga Langgar Netralitas dalam Pilkada, 86 ASN Direkomendasikan Disanksi Komisi ASN

Sementara itu, Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat mengatakan, pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak di 21 kabupaten/kota di Jateng telah berjalan lancar. Sejumlah simulasi sudah dilakukan dan logistik pemilu sudah dikirim ke seluruh penyelenggara.

“Saat ini sedang disortir dan dilipat, untuk dilanjutkan packing. Target kami awal Desember logistik sudah bergerak ke Kecamatan dan H-1 sudah sampai ke TPS,” katanya.

Selain itu, penanganan terhadap pemilih yang diisolasi, baik di rumah sakit, tempat karantina atau isolasi mandiri, pihaknya juga sudah menyiapkan petugas yang melayani mereka. Para petugas sudah disiapkan APD lengkap untuk melayani pemilih yang isolasi itu.

“Intinya kami sudah siap, sudah melakukan simulasi dan kami selalu koordinasi dengan gugus tugas Covid-19 di seluruh daerah penyelenggara untuk agar semua berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER