31 C
Kudus
Selasa, Januari 26, 2021
Beranda Business Nganggur 8 Bulan...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut ratusan tanaman hias. Di samping mobil itu, terlihat seorang pria sedang melayani pembeli. Ia adalah Ari Priyanto (31) penjual tanaman hias.

Seusai melayani pembeli, pria yang akrab disapa Ari itu sudi berbagi kisah tentang usaha yang dijalaninya tersebut. Dia mengatakan, berjualan aneka tanaman hias menggunakan mobil pikap sejak dua pekan lalu. Menurutnya, sebelum terjun jualan tanaman hias, ia dulunya bekerja jadi sopir travel.

Ari sedang menyirami tanaman hias yang dijualnya di sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Foto: Rabu Sipan.

“Saya sudah 10 tahun jadi sopir travel. Namun, sejak ada pandemi corona, usaha travel mati suri. Saya pun menganggur selama delapan bulan,” ujar Adi kepada Betanews.id, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Pondok Bunga Budi Karya, Tersedia Lebih 50 Jenis Aglonema yang Laris Manis

Pria yang tercatat sebagai warga Desa Loram Wetan, Jati Kudus itu menambahkan, akibat dari nganggur yang begitu lama, ia pun berinisiatif untuk jual tanaman hias. Sebab, ia mengaku memang suka dengan tanaman hias. Bahkan, kata dia, dulu setiap dapat order travel, pulangnya ia selalu menyempatkan beli dua pot untuk di kembangbiakkan.

“Tanaman hias yang saya beli itu kemudian saya kembangbiakkan hingga jadi banyak. Hingga ada teman saya datang, ngomong tanaman hias banyak mending dijual. Kan tanaman hias ini lagi laku,” ungkap pria yang sudah dikaruniai dua anak tersebut.

Dari saran temannya itu, Ari kemudian mantab untuk jualan tanaman hias. Dia mengaku menjual aneka tanaman hias seperti aneka jenis cemara, puring warna, bunga sepatu, krokot, lidah mertua, beringin, adenium, mawar, melati, aneka rumput Dieng, serta ada juga bonsai kelapa, dan lain sebagainya.

Baca juga: Wow, Ada Bonsai Usia Seabad Harga Rp 100 Juta di Pondok Bunga Vavinda

“Untuk harga sangat terjangkau, yakni mulai harga Rp 3 ribu sampai yang termahal itu bonsai kelapa, harganya sekitar Rp 150 ribu per pot,” jelasnya.

Dia menuturkan, jualan tanaman hias menggunakan mobil bak terbuka itu dalam sehari bisa membawa sekitar 200 pot tanaman hias. Menurutnya, tanaman hiasnya lumayan diminati dan dalam sehari ia bisa menjual sekitar 50 pot.

“Saya berharap jualan tanaman hias saya makin lancar dan makin laris. Sehingga hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tandas Ari.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

27,870FansSuka
14,114PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
27,373PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler