31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda UMKM Selain Rasanya Sedap,...

Selain Rasanya Sedap, Gurih dan Asin, Kerupuk Rambak Kulit Kerbau Bisa Jadi Obat Maag

BETANEWS.ID, KUDUS – Gemuruh api kompor terdengar pelan di sudut ruangan bagian belakang rumah. Di samping kompor terlihat seorang pria sedang memanggang kulit kerbau. Di sudut lain tampak bak karet berisi rendaman kulit kerbau yang sudah dibakar. Di sampingnya terlihat dua orang mengambil satu – persatu kulit kerbau dari rendaman, kemudian dibersihkan. Mereka itu sedang melakukan proses pembuatan kerupuk rambak kerbau.

Ditemui di tempat produksi kerupuk rambak, pemilik dari usaha kerupuk rambak Cap Jago yakni Joko Mulyono (48) menuturkan, kerupuk rambak itu selain dikenal dengan rasanya yang sedap, asin, dan gurih juga punya manfaat untuk kesehatan. Menurutnya, manfaat dari kerupuk rambak kulit kerbau itu yakni bisa dijadikan obat sakit maag.

Proses penjemuran kerupuk rambak. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Sempat Bangkrut dan Terlilit Utang, Lilik Bangkit Kembali Produksi Kerupuk Bandung

“Selain rasanya yang asin, gurih, dan sedap bawang, kerupuk rambak kulit kerbau itu bermanfaat untuk obat sakit maag. Rasa sakit di lambung akibat maag, biasanya akan hilang setelah mengkonsumsi kerupuk rambak kulit kerbau,” ujar pria yang akrab disapa Joko kepada betanews.id, Sabtu (3/10/2020).

Pria yang tercatat sebagai warga Dukuh Jetak Kembang, Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu menuturkan, selain untuk obat sakit maag, kandungan protein dalam rambak kulit kerbau juga bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh. Sangat bagus untuk pertumbuhan dan regenerasi sel – sel tubuh, baik untuk pembentukan energi dan massa otot.

Lebih lanjut tuturnya, kerupuk rambak kulit kerbau juga bagus untuk kesehatan tulang. Sebab kerupuk rambak kulit kerbau memiliki kandungan kalsium dan juga fosfor yang cukup tinggi. Kandungan tersebut sangat bagus untuk kesehatan tulang maupun untuk proses pertumbuhan tulang. Jadi sangat bagus dikonsumsi bagi remaja yang masih berada di dalam masa pertumbuhan.

“Dengan begitu banyak manfaatnya, kerupuk rambak kulit kerbau sangat cocok dikonsumsi semua kalangan. Rasanya enak, sedap, asin dan gurih, serta punya banyak manfaat. Cocok dijadikan camilan keluarga serta pelengkap hidangan makan,” bebernya.

Pria yang gemar bertelanjang dada itu mengatakan, sebenarnya permintaan akan kerupuk rambak kulit kerbau itu sangat banyak. Tidak hanya pelanggan dari Kudus tapi juga dari lain daerah. Namun, karena ia terkendala di proses pembuatan yang membutuhkan waktu lama, serta bahan kulit kerbau yang terkadang agak susah, membuatnya hanya melayani permintaan pelanggan di Kudus saja.

Baca juga : Ide Teman Pembuka Jalan Sukses Usaha Kerupuk Bandung Enak Rasa

Sebenarnya, lanjut Joko, masalah bahan itu bisa diakali dengan menimbun bahan baku yakni kulit kerbau kering. Sebab kulit kerbau kering itu bisa bertahan hingga satu tahun. Tapi, ia mengaku terkendala oleh modal. Menurutnya, kulit kerbau yang sudah kering harganya Rp 9 juta per kwintal. Padahal biasanya setiap produksi yang memakan waktu dua pekan sampai 20 hari itu bisa menghabiskan kulit kerbau lima kwintal.

“Sebenarnya kalau punya modal enakan nyetok. Sebab kerupuk rambak itu pasti lakunya. Kalau musim penghujan permintaan meningkat, karena banyak perajin kerupuk rambak yang tidak produksi. Begitu juga saat puasa permintaan meningkat tajam sampai kewalahan,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...