31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Makin Ramai Peminat, Kopi Rempah Ndoro Coffee Bisa Produksi 1 Kuintal Sehari

BETANEWS.ID, DEMAK – Di sebuah rumah Desa Pasir RT 6 RW 4, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, tampak seorang ibu sedang menyangrai kopi. Setelah selesai, kopi itu kemudian diambil pria berbaju putih untuk ditiriskan. Saat menaruh itu, ia kemudian mengambil kopi yang sudah dikeringkan sebelumnya untuk masuk proses penggilingan. Ia adalah Aan Fauzi Ainul Yaqin (28), pemilik Ndoro Coffee.

Di sela-sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Aan itu bersedia berbagi cerita kepada betanews.id tentang usaha yang dirintis 19 Oktober 2019 itu. Di rumahnya, ia memproduksi kopi rempah dan autentik. Komposisi kopi rempah miliknya meliputi kopi robusta, cengkeh, kayu manis, dan rempah-rempah pilihan. Sedangkan kopi autentik hanya kopi robusta yang tidak dicampur.

Seorang pria sedang menggiling kopi di tempat produksi Ndoro Coffee.; Foto: kaerul Umam.

“Harga kopi rempah Ndoro Coffee Rp 25 ribu dengan berat 100 gram. Sedangkan untuk harga kopi autentik, berat 120 gram harga Rp 15 ribu, berat 250 gram harga Rp 25 ribu, sedangkan berat 500 gram harga Rp 45 ribu,” beber Aan di rumah produksinya, Rabu (21/10/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Kopi Muria Moelyo, Nikmatnya Cita Rasa Robusta Muria Hasil Olahan Tradisional

Aan lantas menceritakan awal mula dirinya merintis usaha ini. Saat itu, ia mencoba menjual kopi kepada tetangganya. Tak dinyana, kopi itu ternyata laris sehingga membuatnya tertarik untuk produksi kopi. Setelah mencoba membuat dan memasaraknnya lewat media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, kopinya itu punya cukup banyak peminat.

Dengan berjalannya waktu, dia kemudian mencoba produksi kopi rempah pada awal bulan Juli 2020. Saat dijajal minum oleh tetangga, ternyata rasanya enak dan dia melebarkan sayap memasarkan produknya ke toko online seperti Shopee dan Lazada.

Selain memasarkan ke market place dan juga media sosial, dirinya juga sudah memiliki 10 reseller yang tersebar di berbagai daerah. Di antaranya meliputi Kudus, Demak, Pati, Jepara, dan Solo. Menurutnya, penjualan kopi rempah miliknya sangat diminati oleh pecinta kopi. Dalam sehari produk kopi miliknya bisa menjual kopi rempah sebanyak 10 bungkus jika sepi, dan jika ramai bisa mencapai 100 bungkus dalam sehari.

“Dalam sehari produksi kopi rempah dan autentik maksimal 100 Kg. Penggorengan kopi dengan cara disangrai, agar tercipta rasa kopi yang nikmat,” tuturnya.

Baca juga: Roastbean Coffee, Varian Baru dari Kopi Itheng

Selama ini, ungkap Aan, produksi kopi miliknya mengalami kendala kekurangan tenaga dan alat yang terbatas. Selain itu juga dari segi pemasaran, karena produk miliknya belum banyak dikenal masyarakat luas. Meski begitu, ia cukup terbantu dengan masuknya produk kopinya di rumah BUMN Demak, tempat penampungan produk UMKM setempat.

“Saya berharap semoga usaha ini kedepannya, semakin dikenal oleh masyarakat luas dan bisa memberi manfaat ke semua kalangan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER