BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo terlihat menemui para tamu undangan setelah apel Peringatan Hari Santri Nasional selesai ditunaikan. Setelah berbincang sebentar dan para tamu itu undur diri, dirinya menemui awak media yang sudah menunggu. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan pesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak nakal saat cuti panjang akhir Oktober 2020 pekan depan.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh ASN di Kudus untuk tidak melakukan perjalanan luar kota saat libur panjang. Surat edaran untuk imbauan tersebut juga sudah ia keluarkan.
“Sudah diimbau dan ada surat edaran juga. Tapi namanya manusia, kadang ada yang membuat sandiwara kucing-kucingan. Kami mohon kesadarannya,” terangnya, Kamis (22/10/2020).
Baca juga: Raih WTP Delapan Kali Berturut-turut, Hartopo: ‘Ini untuk Kesejahteraan Masyarakat’
Hartopo juga mengeluhkan, meskipun sudah ada larangan, surat edaran, maupun sanksi atau teguran keras, masih aja ada ASN yang bandel dan bermain sandiwara petak umpet. Menurutnya, hal itu dikarenakan kurangnya kesadaran pada diri sendiri.
“Sekarang mau dilarang dengan surat edaran, maupun sanksi atau teguran keras sekalipun. Tetapi petak umpet itu masih ada, dan sudah biasa. Karena belum ada kesadaran dari diri sendiri,” katanya.
Ia menegaskan, saat ini yang terpenting adalah kesadaran diri sendiri. Dia juga berharap para ASN bisa menjadi contoh bagi masyarakat maupun rekan-rekan kerjanya yang lain.
“Yang penting kesadaran dari diri sendiri, bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan teman-teman  ASN sendiri. Tidak menjadi contoh yang tidak baik,” tegasnya.
Baca juga: Jaga Santri Kudus, Hartopo Minta Puskesmas Monitor Pesantren Setiap Hari
Jika ada kepentingan yang penting dan mendesak untuk keluar kota, ASN harus izin dan melapor. Selain itu juga wajib menjalankan protokol kesehatan. Hartopo mengajak seluruh elemen untuk saling menjaga agar Kudus bisa segera menuju zona hijau.
“Misal ada kepentingan yang urgen, harus izin dan protokol kesehatan wajib dijalankan. Saat ini Kudus masih zona oranye menuju kuning, mari sama-sama menjaga agar segera menuju zona hijau,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

