31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Ekonomi Demi Tak Pecat...

Demi Tak Pecat Karyawannya, Pabrik Tahu di Semarang Ini Alih Produksi untuk Bertahan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Seperti Minggu-Minggu sebelumnya, rutinas akhir pekan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo banyak diisi dengan gowes keliling Kota Semarang. Kali ini, orang nomor satu di Jateng itu mengunjungi pabrik tahu Surabaya di Semarang Indah.

Sesaimpainya di pabrik tersebut, Ganjar terperanjat saat tahu tempat tersebut berinovasi dengan membuat jus kedondong, jus kacang hijau, hingga susu kedelai.

“Karena omzet tahunya menurun sampai 50 persen, kami bikin ini supaya bisa tetap produksi dan tidak mem-PHK karyawan,” kata Sari, admin dari pabrik tersebut, Minggu (4/10/2020).

Ganjar saat mengunjungi tempat produksi tempe gembus di Semarang Indah. Foto: Ist.

Sari mengatakan, pabrik yang mempekerjakan 50 orang itu memproduksi tahu berbagai jenis. Mulai dari tahu bakso, tahu krispi, dan tahu putih. Produksi jus kedondong hingga susu kedelai sendiri baru mulai beberapa bulan terakhir karena Pandemi.

“Ini keren, pemiliknya berinovasi dengan membuat jus agar tidak sampai mengurangi pegawai meski omzet menurun sampai 50 persen,” kata Ganjar sembari nge-vlog.

Baca juga: Dinilai Sukses Tumbuhkan Industri Kreatif, Hetero Space juga Bakal Dibangun di Banyumas

Ganjar, dalam kesempatan itu mengatakan, dirinya berharap UMKM terus berinovasi dan memutar otak untuk berkreasi. Sehingga, pengusaha tidak sampai memecat karyawan.

“Seperti ini bagus. Jadi UMKM harus terus berinovasi, walaupun di tengah pandemi tapi produksi tetap berjalan dan karyawan juga bisa tetap bekerja,” pesannya.

Hari itu, Ganjar juga mengunjungi sentra tempe di Semarang Indah. Kayuhan Ganjar terhenti di sebuah rumah yang sedang ada kegiatan. Rumah tersebut ditinggali keluarga besar Sutono yang telah 48 tahun membuat tempe gembus.

“Pak niki damel nopo?” seloroh Ganjar melihat Sutono yang sedang mengepres bahan gembus.

Sutono kemudian menjawab satu demi satu pertanyaan Ganjar tentang proses pembuatan Gembus. Begitu terperangahnya Ganjar saat mendengar, Sutono telah membikin gembus lebih dari tiga dekade.

Baca juga: Cerita UMKM Bangkit saat Pandemi, Dengar Perjuangannya Sampai Bikin Ganjar Terharu

Pada Ganjar, Sutono mengaku tak menjual secara langsung gembus bikinannya. Melainkan disetor ke beberapa penjual di Pasar Johar dan beberapa pasar di Semarang. Namun, saat pandemi ini Sutono mengaku omzetnya turun 20 persen.

“Pandemi ini turun 20 persen, Pak, tapi tetep bikin dan kirim ke pedagang di pasar,” kata Sutono.

Cukup lama Ganjar bercengkrama dengan keluarga Sutono. Sembari berpamitan, Ganjar tak lupa mengingatkan agar Sutono tetap mengenakan masker meski sedang membuat gembus.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...