31 C
Kudus
Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Jateng Kapasitas RS Covid-19...

Kapasitas RS Covid-19 di Jateng Terisi 40,5 Persen, tapi Ganjar Ingin Mengosongkannya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan ketersediaan bed isolasi rumah sakit di wilayahnya cukup digunakan untuk merawat pasien Covid-19. Meski begitu, pihaknya ingin mengosongkannya dengan cara menekan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Ganjar menjelaskan, data per 10 September 2020, pukul 08.00 WIB, dari total 3.343 bed isolasi yang tersedia saat ini sudah 1.355 bed atau 40,5 persen dari kapasitas yang ada. Selain itu, lanjut Ganjar, sejumlah tempat yang disiapkan untuk isolasi juga masih kosong.

“Umpama kita nyiapin (Asrama Haji) Donohudan, belum kepakai. Bank Jateng lama yang ada di (kawasan) Kota Lama itu udah kita siapin itu, sama sekali nggak kepakai,” kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (12/9/2020).

Baca juga: Walikota Semarang Diminta Klarifikasi ke Pusat Soal Perbedaan Data Jumlah Kasus Covid-19

Di sisi lain, lanjut Ganjar, pihaknya juga menyiagakan Rumah Sakit Bung Karno Solo untuk jadi tempat khusus perawatan pasien Covid-19 di Jateng.

“Termasuk kalau rumah sakitnya kurang kami nyiapin RS Bung Karno Solo, itu mau kita khususkan. Tapi sampai hari ini juga belum dan itu masih standby masih kosong, sebenarnya kita lebih banyak siaga,” ujarnya.

Namun, Ganjar tak berharap kekosongan tempat isolasi maupun bed okupansi yang masih tersedia itu sampai penuh. Hal ini, kata Ganjar, tidak serta merta jadi alasan untuk melonggarkan protokol kesehatan.

“Itu tidak berarti kita harus tidak disiplin lho, jangan lho, jangan sampai kita tidak disiplin. Mentang-mentang masih ada terus mau dipenuhi, lebih baik dikosongin,” tegasnya.

Baca juga: 5.000 Tes Sehari Sulit Tercapai, Ganjar: ‘Kalau Lab Pemerintah Tak Mampu, Ajak Swasta’

Ganjar berharap, upaya pengosongan ini juga dapat dilakukan bersama-sama. Salah satunya dengan penegakan hukum yang telah dimulainya sejak 25 Agustus lalu.

“Ketika kita sudah bisa mengontrol diri dengan jaga jarak protokolnya diikuti, itulah sebenarnya adaptasi kebiasaan barunya sudah jalan. Maka sebenarnya kita tinggal melakukan improvement-lah, perbaikan dikit lagi dengan mencari cara untuk kontrol. Sekarang yang dibutuhkan apa? Patroli,” tegas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,295PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Nekat Jual Motor untuk Modal, Lastri Kini Sukses Jual Semangka yang Laku 3,5 Ton Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan Babalan-Prawoto, tepatnya di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak dua orang sedang menaikkan semangka ke...

Penampilan Makin Cantik dengan Busana yang Selalu Ikut Tren di Klamby.clo

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pengunjung terlihat sedang memilih-milih pakaian di sebuah toko, Kamis (15/10/2020). Dengan dibantu seorang wanita muda berhijab hijau, mereka...

Beli Produk 104 Toko Online di UKM Virtual Expo Semuanya Gratis Ongkir

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 104 toko online di Jawa Tengah mengikuti pameran produk UMKM secara virtual bertajuk UKM Virtual Expo. Acara yang...

Banyak Pesanan Pelat Motor LED, Omzet Omah Letter Bisa Rp 4 Juta Sehari

BETANEWS.ID, DEMAK - Puluhan pelat nomor terpasang di sebuah papan yang berada di tepi Jalan Raya Demak-Kudus, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Demak....

Ini Tips Memilih Semangka yang Matang Agar Tak Menyesal Saat Sampai Rumah

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang pembeli terlihat sedang memilih semangka di sebuah lapak yang berada di tepi jalan Babalan-Prawoto masuk Desa Kalirejo,...

Gapoktan Desa Gondoharum Minta Tambahan Jalan yang Belum Terealisasi Saat TMMD

BETANEWS.ID, KUDUS – Dandim 0722 Kudus, Letkol Kav Indarto terlihat sedang menandatangi sebuah naskah di Pendapa Kabupaten Kudus. Dengan didampingi Plt Bupati...

Peringatan Hari Santri di Jateng Digelar Virtual, Ini Lomba yang Bisa Diikuti Santri

BETANEWS.ID, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Jawa Tengah akan diselenggarakan secara...