31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Ekonomi Penjualan Arang Ngatini...

Penjualan Arang Ngatini Naik Tiga Kali Lipat Jelang Idul Adha, Omzet Rp 2 Juta Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi utara Jalan Raya Kudus – Jepara, tepatnya di seberang jalan ADA Swalayan, Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus, tampak dua perempuan sedang mengemas arang ke dalam kantong plastik. Menjelang Hari Raya Idul Adha permintaan arang meningkat.

Satu di antara perempuan yang mengemas sisa pembakaran kayu berwarna hitam adalah Ngatini penjual arang. Dia mengatakan, menjelang Hari Raya Kurban, permintaan arang di tokonya meningkat lumayan signifikan.

Arang yang dijual Ngatini alami peningkatan permintaan jelang Idul Adha. Foto: Rabu Sipan

Bila biasanya dia hanya mampu menjual tiga sampai lima karung arang sehari, menjelang Hari Raya Idul Adha dia bisa menghabiskan sekitar 15 karung arang dengan kurung waktu yang sama.

Baca juga : Tiga Hari Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban Lesu

“Sepekan sebelum Hari Raya Idul Adha, permintaan arang sudah mulai naik. Bahkan naiknya hingga tiga kali lipatnya,” ujar Ngatini kepada betanews.id, Rabu (29/7/2020).

Perempuan yang berdomisili satu kelurahan dengan tokonya itu menuturkan, dari penjualan arang itu bisa mendapatkan uang Rp 150 ribu per karungnya. Di hari biasa ia mengakui mampu meraup omzet Rp 750 ribu. Namun, menjelangn Hari Raya Kurban ia bisa meraup uang lebih dari Rp 2 juta sehari.

“Itu penghasilan kotor ya, belum kepotong modal beli arang dan ongkos kirimnya,” jelas perempuan yang sudah dikaruniai dua anak tersebut.

Dia mengatakan, membeli arang dari Mayong Jepara. Ia membeli arang karungan, kemudian diecer dengan mengemasnya pakai plastik dengan berbagai pilihan harga. Antara lain, kemasan harga Rp 1.500. Kemasan Rp 3 ribu, Rp 5 ribu hingga kemasan Rp 10 ribu. Menurutnya harga tersebut merupakan harga grosir.

Baca juga : Mbah Parwan Kewalahan Penuhi Orderan Layangan, Setiap Buat Langsung Habis

Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga arang Ngatini tidak mengalami kenaikan. Harga masih stabil, hanya penjualan yang mengalami kenaikan. Hal itu disebabkan, karena banyak orang yang akan dapat daging korban yang akan dimasak sate.

“Permintaan arang meningkat itu mulai sepekan sebelum Hari Raya Kurban sampai selesai Hari Tasyrik nanti,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,139FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...