BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan dengan dua anak terlihat mendatangi bus PMI Kudus di depan Kantor Bank BRI Cabang Kudus, Selasa (7/7/2020). Perempuan itu kemudian dites tekanan dan golongan darahnya. Dia adalah Nur Khumaidah (27), warga Desa Bae RT 03 RW 01, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, yang hendak donor darah.
Nur sapaan akrabnya, kemudian berbagi cerita kepada betanews.id tentang pengalaman pertamanya donor darah. Sebelumnya, dia sudah beberapa kali ingin donor darah, tetapi gagal karena darah rendah. Dan kali ini darahnya stabil, sehingga bisa berpartisipasi dalam donor darah.

“Sudah ingin sejak lama, tapi gagal terus karena darah rendah. Ini kebetulan bisa. Saya juga ajak anak-anak saya untuk ikut biar mereka tidak takut donor darah dan belajar berbagi,” terang ibu dua anak itu.
Baca juga: Stok Darah di PMI Kudus Hanya Cukup untuk Dua Hari, Golongan O Kritis
Perempuan bergologan darah AB+ itu menyampaikan, keinginannya untuk menyumbangkan darahnya lantaran sang suami juga senang donor darah. Makanya, dirinya berharap anak-anaknya bisa mencontoh kedua orang tuanya yang gemar berdonor.
Sedangkan Yudi Milani (28), yang juga donor darah siang itu, mengaku sudah ke tiga kalinya donor darah. Dia merasakan, setelah donor darah, tubuhnya menjadi lebih ringan. Selain itu juga merasa senang karena bisa berbagi.
“Tadi tidak sengaja melihat bus Unit Donor Darah PMI saat perjalanan pulang setelah membeli madu. Kemudian melihat bus PMI dan tertarik untuk donor darah,” ungkapnya.
Baca juga: Prihatin dengan Stok Darah di Kudus, Santi Tergugah Ikut Donor Darah
Menurut perempuan yang akrab disapa Mila itu, satu tetes darah sangat penting untuk kehidupan. Oleh karenanya, ia mengajak warga Kudus untuk ikut berdonor darah. Selain bermanfaat untuk kesehatan, yang terpenting adalah berbagi untuk sesama.
“Golongan darah saya A, dan ini tadi berjalan dengan baik. Mari berbagi meski hanya setetes darah,” tambah warga Desa Bulungcangkring RT 05 RW 05, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

