BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan ikan koi terlihat sedang berebut makan di sebuah kolam di Muria Koi, di Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kudus. Seorang pria yang memberi makan ikan tersebut yakni Sandi Tumonjo (28). Sambil memberi makan ikan, dia berbagi cerita kepada betanews.id tentang penyakit yang masih belum bisa teratasi pada ikan koi.
Menurutnya, ada beberapa jenis penyakit ikan koi. Di antaranya, white spot, aeromonas, sisik lepas dan jamur mulut. Dari sejumlah penyakit ikan koi, aeromonas menjadi penyakit yang paling mematikan.

“Dari sejumlah penyakit aeromonas lah yang paing mematikan. Jika terkena, kemungkinan kematian 98 persen ikan akan mati. Dan kami belum bisa memgatasi,” jelas pengelola Muria Koi itu, Jumat (3/7/2020).
Meski ikan koi di sana memiliki banyak jenis, tetapi untuk perawatannya sama saja. Nantinya akan terlihat jika ada ikan yang sakit. Ikannya akan lemas tidak aktif gerak seperti biasanya.
Baca juga : Dari Rp 5 Ribu Sampai Jutaan Rupiah, Penjualan Ikan Koi Tembus Hingga Bali
“Kemudian nanti kita ambil, dicek penyakitnya. Jika ada ikan sakit perlu dikarantina dulu agar tidak menular. Setelah tahu penyakitnya, kemudian kita obati sesuai kebutuhan, karena beda penyakit beda penanganan,” terang warga Desa Margorejo, RT 04 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus itu.
Pria yang akrab disapa Sandi itu juga menambahkan, jika tidak ada perawatan khusus pada ikan koi. Yang terpenting bisa memelihara air yang sehat. Karena ikan akan otomatis sehat jika di lingkungan yang sehat.
“Seperti manusia, jika hidup di lingkungan yang sehat ya sehat. Air sehat itu yang mature, bebas amonia, bebas nitrat, oksigen cukup dan PH normal,” katanya.
kedalaman kolam yang ideal untuk pembesaran ikan koi, yaitu kedalaman 1,5 meter dan lebar 4,5 meter. Dengan maksimal ikan 100 ekor. Kemudian diberikan pakan yang mengandung protein tinggi.
“Jika filterasi bagus, air tidak perlu sering dikuras. Pengurasan bisa 6 bulan hingga 1 tahun, itu pun dikuras bagian filterasinya saja. Jadi kolam utama tidak perlu dikuras,” tambahnya.
Editor : Kholistiono

