31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

SMPN 4 Bae Kekurangan Siswa pada PPDB 2020

BETANEWS.ID, KUDUS – SMPN 4 Bae Kudus masih kekurangan siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021. Dari kuota yang disediakan 256 siswa, hingga kini masih kekurangan 29 siswa.

Kepala SMPN 4 Bae Kudus Supena menuturkan, pihaknya telah membuka pendaftaran PPDB Online mulai 22 Juli hingga 27 Juli 2020. Hasilnya, terdapat 230 siswa yang mendaftar di SMPN 4 Bae.

“Pendaftaran untuk tahun ajaran 2020-2021 sudah kami lakukan sesuai dengan arahan Kemendikbud. Namun, dari daya tampung yang disediakan, pendaftar masih kurang,” tuturnya saat ditemui di SMPN 4 Bae, Selasa (30/6/2020).

-Advertisement-
Supena, Kepala SMPN 4 Bae. Foto: Imam Arwindra

Baca juga : 5.868 Siswa di Kudus Lolos PPDB SMP Online

Dia menegaskan, dari total 230 siswa yang mendaftar secara daring di laman kudus.siap-ppdb.com, 170 siswa memilih SMPN 4 Bae menjadi pilihan pertama, sedangkan 60 siswa menjadikan SMPN 4 Bae menjadi pilihan kedua. “Dari 230 siswa, yang sudah registrasi ulang baru 215 siswa,” tuturnya.

Registrasi ulang, lanjut Supena, dilakukan pada tanggal 29-30 Juni 2020 di SMPN 4 Bae.

Menurutnya, karena kekurangan murid, pihaknya sempat membuka pendaftaran secara offline. Langkahnya tersebut diungkapkan sudah mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.

“Saya sudah meminta izin secara resmi melalui surat ke Disdikpora. Makanya dua hari ini kami membuka pendaftaran offline,” jelasnya.

Dari pendaftaran offline yang lakukan tanggal 29-30 Juni 2020, terdapat tambahan sejumlah 12 siswa. Menurutnya, dari total keseluruhan yang sudah melakukan registrasi dari PPDB secara online maupun offline yakni sejumlah 227 siswa. “Dari jumlah tersebut berarti masih ada sisa kuota sebanyak 29 siswa,” tuturnya.

Supena menjelaskan, dari kekurangan 29 siswa itu, setara dengan jumlah satu kelas. Menurutnya, satu kelas umumnya berisi 32 siswa.

“Kami menyediakan delapan kelas. Namun karena jumlah yang daftar tidak sesuai dengan daya tampung. Akhirnya kami tetap jalan dengan tujuh kelas saja,” jelasnya.

Dikatakan Supena, selain faktor PPDB sistem zonasi, di sekitar SMPN 4 Bae juga banyak dikelilingi sekolah, baik SMP negeri dan madrasah. Dicontohkan seperti, SMPN 2 Bae, SMPN 3 Bae, MTs Darul Ulum, MTs Islamic Center dan MTs Wahid Hasyim.

“Kelas tetap berjalan pararel tujuh kelas. Tidak ada masalah. Itu pun sudah sesuai Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan jam kerja sesuai aturan ASN. Artinya beban kerja tercukupi,” tuturnya.

Baca juga : Banyak Wali Siswa yang Gaptek, SMPN 2 Undaan Buka Posko PPDB

Supena memberitahukan, sebenarnya jumlah kelas tahun ajaran 2020 sama seperti tahun 2019 yakni sejumlah tujuh kelas. Menurutnya, tahun lalu pihaknya menerima 217 siswa yang terdiri dari 120 perempuan dan 97 laki-laki.

“Secara jumlah, sebenarnya tahun ini ada peningkatan, meski belum memenuhi daya tampung yang tersedia,” tuturnya.

Sementara itu, Suhardi (41) satu di antara wali siswa yang mengantar anaknya, Novi Setia Dewi (13), untuk pendaftaran ulang ia memang memilih SMPN 4 Bae sebagai pilihan pertama. Menurutnya, selain menyesuaikan kemampuan anaknya, jarak antara rumah dan sekolah dekat. “Rumah saya Hadipolo, jaraknya sekitar 3,5 kilometer,” tuturnya.

Menurutnya, dirinya mendaftarkan putrinya melalui sistem PPDB Online dengan jalur zonasi. “Iya baru hari ini registrasinya (daftar ulang), baru sempat,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER