Menolak Punah, Sepeda Mini Bertransformasi jadi Minion yang Banyak Digemari

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu dua sepeda mini usang terlihat teronggok di samping sebuah rumah di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus. Di teras rumah terlihat rangka sepeda mini, serta di sampingnya tampak berjajar rapi sepeda unik dengan cat yang mencolok. Sepeda tersebut yakni Sepeda Minion yang merupakan modifikasi sepeda mini usang.

Muhammad Nailul (26) pembuat sepeda minion menuturkan, sepeda minion memang tercipta dari hasil modifikasi sepeda mini. Menurutnya, sebenarnya sepeda mini itu sudah mulai ditinggalkan. Banyak anak – anak sekarang itu lebih suka dengan sepeda lipat dan sepeda gunung dan lain sebagainya.

Sepeda minion kini banyak digemari warga. Foto : Rabu Sipan

“Namun, sepeda mini itu seolah menolak punah. Sebab dari sepeda yang jamak dipakai anak – anak itu sekarang tercipta sepeda minion yang lagi banyak diminati para pecinta gowes,” ujar pria yang akrab disapa Ilul kepada betanews.id, Selasa (23/6/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Berawal dari Iseng, Ilul Modifikasi Sepeda Jadul Minion Bernilai Jual Tinggi

Dia mengatakan, untuk membuat sepeda minion, sepeda mini yang digunakan hanya kerangkanya saja. Kerangka tersebut kemudian direstorasi dipasangi sheat post sedel baru. Tiang plus setang baru, group set baru, garpu serta pedal baru.

“Pelek dan ban juga kami restorasi jadi baru. Tiang setang dan sheat post kami ganti yang lebih tinggi, jadi nyaman digunakan gowes untuk orang dewasa,” jelas Ilul yang menamai bengkelnya Minion Garage.

Selain itu, lanjutnya, agar lebih terlihat menarik, sepeda minion itu dicat dengan warna yang mencolok atau warna sesuai pesanan para pelanggan. Menurutnya, sejak sepeda minion ngehits, harga sepeda mini usang pun ikut melambung. Dulu saat awal – awal bikin itu harga sepeda mini usang di tempat rosok hanya Rp 30 ribu per unit. Sekarang naik jadi Rp 250 ribu per unit.

“Bahkan sekarang spare part untuk membuat sepeda minion itu juga agak langka. Banyak toko – toko sepeda di Kudus itu sering kehabisan,” jelas Ilul yang mengaku membutuhkan waktu lima hari untuk menyelesaikan satu unit sepeda minion.

Dia menuturkan, keunggulan sepeda minion buatannya itu pelanggan bisa pesan sepisifikasi apa pun, spesifikasi biasa atau spare part mahal pun dilayani. Sepeda minion buatan Ilul diklaim hasilnya rapi, dibuat gowes ditanjakan maupun di turunan sangat nyaman.

Baca juga : Bengkel Pak Pwa, Saksi Sejarah Perjalanan Sepeda di Kudus

Wahyu satu di antara pemilik sepeda minion hasil karya Ilul mengatakan, suka sepedan minion karena menarik, bentuknya unik. Sedangkan ia mempercayakan membuat sepeda minion di tempatnya Ilul karena sudah terpercaya, hasilnya bagus.

“Setelah jadi sepeda minion pesanan saya, langsung aku tes drive. Saya buat gowes ke gerbang kota Kudus nyaman, buat gowes nanjak ke Colo juga oke. Hasilnya juga rapi,” jelas Wahyu yang menghabiskan Rp 1,5 juta untuk membuat sepeda minion.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER