31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaBISNISBengkel Pak Pwa,...

Bengkel Pak Pwa, Saksi Sejarah Perjalanan Sepeda di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria mengenakan kaus putih berkerah merah tampak sibuk memperbaiki sepeda. Di sela perbaikan sepeda, ada pelanggan bawa motor matik bannya kempes. Pria tersebut pun dengan sigap mengganti ban dalam motor tesebut lantaran pemilik menginkankan penggantian. Setelah usai, ia kembali menyibukkan diri dengan alat transportasi kayuh itu. Pria tersebut yakni Selamet Untung Budi Utomo (42) pemilik bengkel sepeda Pak Pwa.

Pria yang akrab disapa Untung itu kemudian berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia menuturkan, sebenarnya usaha bengkel sepeda itu warisan dari orang tuanya. Menurutnya, bengkel sepeda Pak Pwa itu sudah melegenda lantaran sudah ada sejak 70 tahun yang lalu.

Selamet Untung sibuk mengerjakan serivisan sepeda di bengkel Pak Pwa, Jumat (13/6/2020). Foto: Rabu Sipan.

“Bengkel ini legendaris. Sudah ada sejak dulu, bahkan Jalan Raya Besito depan itu masih berupa grogalan batu,” jelas Untung kepada Betanews.id, Jumat (12/6/2020).

- Ads Banner -

Pria yang dikaruniai satu orang anak itu menambahkan, sebenarnya dulu ia bercita-cita punya bengkel motor. Sehingga setelah lulus SMP, ia berniat lanjut ke STM. Namun, saat itu ayahnya melarang.

Baca juga: Jadi Tren Sejak Pandemi, Pelanggan Bengkel Sepeda Pak Pwa Sampai Antre

“Kalau sekolah di STM mending bantu bapak di bengkel, sama saja,” kata Untung menirukan bapaknya.

Sejak saat itu, lanjutnya, ia pun membantu ayahnya di bengkel sepeda, dan sekarang ia mewarisi usaha tersebut. Dia menuturkan, sebenarnya ada penyesalan dulu tidak melanjutkan sekolah. Namun sebagai anak, dia juga harus mematuhi perintah orang tuanya. Dia mengaku pasrah dengan jalan hidupnya. Toh dia tetap juga usaha bengkel, meskipun bengkel sepeda.

“Tapi bagaimanapun saya tetap bersyukur. Berkat orang tua, saya bisa punya usaha bengkel sepeda. Selain itu saya juga nyambi menerima tambal ban motor dan sepeda,” ucap Untung.

Baca juga: Meski Berganti Nama dan Tempat, Bengkel Sepeda yang Satu Ini Tetap Ramai Pelanggan

Untuk menggunakan jasanya, Bengkel sepeda Pak Pwa menerima servis dan merangkai sepeda dari nol. Untuk harga servis dipatok Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu, tergantung dari kerusakan sepeda.

Sedangkan harga merangkai sepada dari awal dibanderol Rp 150 ribu. Harga tersebut hanya untuk jasa tenaga saja, spare part sepeda seluruhnya dari pelanggan. ‚ÄúSelain itu saya juga menyediakan aneka onderdil sepeda,” tutup Untung.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler