31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKISAHTak Ingin Berpangku...

Tak Ingin Berpangku Tangan, Pria Difabel Ini Rintis Usaha Pembuatan Jok

BETANEWS.ID, KUDUS – Di Dukuh Sunten RT 06 RW 05, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tampak sebuah bangunan beratap asbes. Di bangunan tersebut, terlihat seorang pria dengan tongkat di tangannya sedang mengangkati kursi. Kemudian, kursi kayu tersebut ditempeli busa jok olehnya. Pria tersebut adalah Rukani Adiputra (40), seorang penyandang difabel dan pemilik usaha Rohman Mebel.

Seusai menyelesaikan pekerjaannya, pria yang akrab disapa Rukani itu sudi berbagi kisah tentang hidupnya. Dia mengatakan, kaki kirinya mengalami kecacatan sejak ia usia umur lima tahun. Pada waktu itu, tuturnya, ia mengalami demam, sehingga dia dibawa oleh ibunya ke dokter.

Rukani Adiputra, seorang difabel yang kini tekuni usaha pembuatan jok. Foto : Rabu Sipan

“Setelah dibawa ke dokter dan disuntik, demam saya sembuh, tapi kaki kanan saya mengalami cacat. Kaki saya mengecil dan tidak bisa tumbuh normal,” ujarnya kepada betanews.id, Kamis (21/5/2020).

- Ads Banner -

Baca juga : Bosan Jadi Buruh Terus-Terusan, Muchtar Nekat Rintis Usaha Jok Mobil di Kudus

Setelah mengetahui kakinya yang tidak normal, dia mengaku pasrah. Pasrah dalam artian menerima takdir Tuhan dan hidup tetap harus berlanjut, karena memang tidak perlu menyalahkan keadaan. Setelah lulus sekolah dasar (SD) dia mengaku tidak melanjutkan sekolah, karena biaya.

“Karena tidak lanjut sekolah itu, daripada saya hanya berdiam diri di rumah dan berpangku tangan, saya pun menerima tawaran saudara untuk bekerja di mebel,” tuturnya.

Kerja di mebel lanjutnya, dilalui hingga puluhan tahun. Karena ada keinginan untuk mandiri dan punya usaha sendiri, pada tahun 2015 Rukani memutuskan untuk membuka usaha bernama Rohman Mebel.

Usahanya itu, tambahnya, menerima pesanan aneka produk furniture, pembuatan jok, sofa dan spring bed. Untuk harga dijamin bersaing, bahkan bisa lebih murah dibanding tempat lainnya. Kualitas dijamin bagus serta kuat.

“Yang paling utama lagi, produk kami ada garansinya satu tahun. Garansi itu untuk kerusakan ya, bukan dimakan teter dan rayap,” jelasnya.

Baca juga : Jok Mobil Berkualitas dan Bergaransi, JP Leather Car Punya Banyak Pelanggan

Selama ini, kata dia, hanya melayani pesanan saja. Dia berharap, bisa memproduksi setiap hari, dan hasilnya nanti dititipkan di toko – toko. Namun, karena kekurangan modal keinginan tersebut dia pendam. Sebab kata dia, titip barang di toko itu sistemnya dibayar setelah barang laku.

“Saya berharap usaha saya ini makin maju dan semoga saja ada dermawan atau pemerintah yang peduli dan mau kerja sama atau memberi modal. Agar bisa saya buat modal untuk mengembangkan usaha,” harapnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler